Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Diduga Kendarai Motor Terlalu ke Tengah Jalan, Anggota TNI Tabrakan di Prambanan Meninggal

loading...
Diduga Kendarai Motor Terlalu ke Tengah Jalan, Anggota TNI Tabrakan di Prambanan Meninggal
Foto ilustrasi SINDOnews
SLEMAN - Anggota TNI yang mengendarai sepeda motor matic Honda PCX AB 2953 WM tabrakan dengan sepeda motor matic Honda Scoopy AB 2487 NO di jalan Prambanan-Piyungan, Km 2 Ringinsari, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Rabu (28/7/2021).

Akibat kejadian ini anggota TNI meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka berat di bagian kepala. Sedangkan pengendara Scopy mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Prambanan untuk menjalani perawatan. Baca juga:
Sosok Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo yang Disorot Akibat Bripka CS Tembak TNI

Kanit Lantas Polres Sleman Iptu Galan Adid Darmawan mengatakan korban yang meninggal atas nama Serma Hariyanto (51) warga Perum Glodogan Indah, Klaten Selatan, Klaten. Keseharian berdinas sebagai Bati Urdal Lima Depo Pendidikan (Dodik) Belanegara.

"Korban meninggal dunia karena mengalami luka cedera kepala berat kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk pemeriksaan lebih lanjut, " katanya



Sedangkan pengedara Scopy atas nama Tri Maryati (30) warga Patran, Madurejo, Prambanan, Sleman. Ia mengalami lukalecet di tangan, laki, pipi kiri serta bibir bawah saat ini dirawat di RSUD Prambanan.

Galan menjelaskan untuk kronologi kecelakaan bermula saat Honda PCX yang dikendarai prajurit TNI melaju dari arah utara ke selatan. Saat dilokasi kejadian karena jalan menikung terlalu ke tengah jalan.Baca juga: Moge Tabrak 3 Motor dan 1 Mobil Dinas Satpol PP di Jalur Puncak

Saat bersamaan dari arah berlawanan (selatan ke utara) melaju Honda Scoopy juga terlalu ke tengah jalan. Karena jarak terlalu dekat benturan pun tidak bisa dihindari dan terjadilah kecelakaan lalu lintas. Kemudian dilaporkan ke petugas.

Petugas bersama tim medis selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Dugaan awal karena jalan terlalu ke tengah jalan. Kasus ini masih kami tanggani," paparnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top