Polisi Sebut Tersangka Dugaan Kasus Korupsi RS Batua Lebih Satu Orang
Rabu, 28 Juli 2021 - 18:08 WIB
loading...
Kondisi RS Batua yang mangkrak. Polisi sebut tersangka dugaan kasus korupsi RS Batua bisa lebih dari satu orang. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - Kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Batua Makassar terus bergulir di kepolisian. Bahkan penyidik membeberkan tersangka bisa lebih dari satu orang.
Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel , Kombes Pol Widoni Fedri mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan agenda gelar perkara dalam kasus yang bergulir sejak akhir tahun 2020 lalu itu. "Insyaallah secepatnya bisa ditetapkan beberapa tersangka," katanya kepada Sindonews, Rabu (28/7/2021).
Baca Juga: Polda Didesak Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi RS Batua Makassar
Dia mengatakan penetapan tersangka setelah pihaknya mendapatkan laporan hasil pemeriksaan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Jumat 9 Juli lalu. "Temuannya total lost, nanti dikabari berapa yang jadi tersangkanya," imbuh Widony.
Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel , Kompol Fadli menambahkan dari hasil pendalaman penyelidikan dan penyidikan kasus rasuah ini dilakukan secara berjamaah. Namun Fadli belum mau membeberkan jumlah pasti tersangka.
Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel , Kombes Pol Widoni Fedri mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan agenda gelar perkara dalam kasus yang bergulir sejak akhir tahun 2020 lalu itu. "Insyaallah secepatnya bisa ditetapkan beberapa tersangka," katanya kepada Sindonews, Rabu (28/7/2021).
Baca Juga: Polda Didesak Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi RS Batua Makassar
Dia mengatakan penetapan tersangka setelah pihaknya mendapatkan laporan hasil pemeriksaan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pada Jumat 9 Juli lalu. "Temuannya total lost, nanti dikabari berapa yang jadi tersangkanya," imbuh Widony.
Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel , Kompol Fadli menambahkan dari hasil pendalaman penyelidikan dan penyidikan kasus rasuah ini dilakukan secara berjamaah. Namun Fadli belum mau membeberkan jumlah pasti tersangka.
Lihat Juga :