Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Olah Hasil Alam Berkelanjutan, Pemuda Ini Bangkitkan Ekonomi Pelosok Desa Kalteng

loading...
Olah Hasil Alam Berkelanjutan, Pemuda Ini Bangkitkan Ekonomi Pelosok Desa Kalteng
Randi Julian Miranda (29), pemuda asal Puruk Cahu, Murung Raya, Kalteng membangkitkan ekonomi pelosok desa dengan memanfaatkan hasil alam secara berkelanjutan. Foto/Ist
MURUNG RAYA - Seorang pemuda asal Puruk Cahu, Murung Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) berusaha membangkitkan ekonomi di pelosok desa dengan memanfaatkan hasil alam secara berkelanjutan.

Baca juga: Tangis Pecah di Palangkaraya, Bayi 8 Bulan Meninggal Usai Terpapar COVID-19

Sosok bernama Randi Julian Miranda (29) memilih pulang ke kampung halamannya di Puruk Cahu usai menyelesaikan pendidikan magister di Australia. Dia berusaha mencari cara untuk tetap bisa memanfaatkan hasil alam serta memajukan desa-desa di Kalteng.

Baca juga: Kesal Ditilang, Pria Bertato Ini Dibekuk Usai Ludahi dan Bakar Masker Berlogo Polri

Dengan banyaknya potensi sumber alam yang dimiliki Kalteng, Randi terinspirasi membangun Handmade Ethical Product (HANDEP) pada akhir 2018 yang bergerak di bidang fashion ramah lingkungan dan produk agrikultur dengan konsep social enterprise.

Dia mendirikan usaha ini atas dasar keprihatinan terhadap ketidakadilan yang dialami masyarakat Dayak dari dampak eksploitasi tambang serta hasil hutan yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar.



Usaha ini memanfaatkan kekayaan alam yang melimpah di Kalimantan Tengah, yaitu rotan. Hasil alam ini kemudian diolah menjadi produk fashion seperti tas, topi, keranjang, dan aksesoris lainnya.

"Kenapa rotan? Karena rotan merupakan jenis tumbuhan lokal yang sangat berkelanjutan, rotan merupakan jenis tumbuhan yang cepat tumbuh (fast growing) dan hanya bisa tumbuh di ekosistem hutan karena cara hidupnya dengan merambat di pohon-pohon. Pakai rotan berarti menjaga hutan, jaga bumi, jaga kita semua," kata Randi dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Dia menjelaskan, brand yang diusungnya menggunakan konsep sustainable fashion yang bertujuan untuk membantu menjaga lingkungan serta pelestarian hutan dan budaya masyarakat di Kalimantan Tengah.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top