2 Pria di Kota Makassar Jambret Ponsel Demi Pesta Sabu

Jum'at, 09 Juli 2021 - 16:16 WIB
loading...
2 Pria di Kota Makassar Jambret Ponsel Demi Pesta Sabu
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Dua pria berinisial NW (20) dan RA (30) diamankan petugas Jatanras Polrestabes Makassar . Keduanya diduga melakukan penjambretan terhadap seorang wanita di Kecamatan Manggala. Lokasi kejadiannya tidak jauh dari Markas Kepolisian Sektor Manggala.

Kasubdit 2 Jatanras Polrestabes Makassar , Ipda Nasrullah mengatakan pelaku diamankan di Jalan Lasuloro, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kamis (8/7) malam, bersama barang bukti sepeda motor yang digunakan saat beraksi, serta ponsel korban yang sempat dijual.

Baca juga:Demi Sabu, Kawanan Begal Nekat Rampas Handphone Bocah

"Pelaku yang kami amankan adalah dua pemuda yang melakukan pencurian dan kekerasan yaitu jambret yang TKPnya di samping salah satu Polsek di Kota Makassar, kejadiannya tanggal 2 Juli 2021," kata Nasrullah kepada SINDOnews, Jumat (9/7).

Dia menyatakan, saat itu korban berinisial VA tengah bersantai di depan rumahnya yang berada di samping kantor polisi. Tetiba pelaku datang berboncengan motor langsung merampas ponsel korban. "Pencuriannya dilakukan siang hari," jelas Nasrullah.

Baca juga:Gagal Beraksi Pejambret di Lubuklinggau Tewas Dipukuli Massa, 1 Ditangkap Polisi

Dari hasil interogasi, ketika beraksi NW berindak sebagai eksekutor yang merampas ponsel korban. Sementara pelaku lainnya sebagai joki motor.

"Jadi kedua pelaku ini bertetangga. Mereka melihat adanya kesempatan ketika orang-orang tengah melakukan ibadah salat Jumat," ujar Nasrullah.

Baca juga:Rampok Perawat Hingga Terluka, 2 Begal Kambuhan Bandung Dihadiahi Timah Panas

Ponsel hasil curian mereka, kata Nasrullah dijual kepada seseorang di wilayah Manggala dengan dalih butuh uang. "Hasil penjualannya dipakai untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu yang dikonsumsi bersama, iya pesta sabu," ungkap Perwira Polri satu balok ini.

Kini kedua pelaku masih berada di Mapolsek Manggala untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Penyidik menjerat mereka dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian. "Ancaman hukuman di atas lima tahun kurungan penjara," tutup Nasrullah.
(luq)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2262 seconds (10.177#12.26)