Pantang Pamali Cegah Covid-19, Jalan di Nanga Bulik Sepi Pintu Rumah Ditutup Rapat
Kamis, 08 Juli 2021 - 16:24 WIB
loading...
A
A
A
Hal senada juga disampaikan Putri Lestari (27), warga yang sehari-hari membuka warung makan di Jalan Bukit Hibul Utara itu mengaku tidak keberatan mengikuti imbauan untuk tidak beraktivitas sesuai anjuran DAD dan Pemerintah Kabupaten Lamandau.
"Kalau pertanyaannya apa berpengaruh terhadap penghasilan, sudah pasti ngaruh lah ya. Hanya saja yang berlaku ini kan juga tujuannya untuk kebaikan kita semua, tentu harus kita patuhi. Hari ini kita di rumah aja, tutup pintu rumah rapat-rapat," ucapnya.
Secara terpisah Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengaku terus memantau situasi yang berkembang dari waktu ke waktu. Ia yang juga Ketua DAD Lamandau juga mengapresiasi tingkat kepatuhan masyarakat yang dinilainya sangat kompak.
"Sejak awal kami yakin jika kekuatan kita untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah kompak. Kompak untuk sadar bersama dan kompak untuk berupaya bersama. Terlebih kita Lamandau punya keunggulan lain, yakni nilai-nilai tradisi, adat dan budaya yang bisa menjadi modal untuk kita bangkit bersama," katanya.
Bupati berharap jika pembatasan aktivitas masyarakat tidak hanya dilaksanakan saat berlakunya larangan pantang pamali dari rangkaian Tolak Bala atau Balalayah ini, namun menjadi kebiasaan dalam upaya mencegah penularan penyakit di masa pandemi saat ini.
"Kalau pertanyaannya apa berpengaruh terhadap penghasilan, sudah pasti ngaruh lah ya. Hanya saja yang berlaku ini kan juga tujuannya untuk kebaikan kita semua, tentu harus kita patuhi. Hari ini kita di rumah aja, tutup pintu rumah rapat-rapat," ucapnya.
Secara terpisah Bupati Lamandau Hendra Lesmana mengaku terus memantau situasi yang berkembang dari waktu ke waktu. Ia yang juga Ketua DAD Lamandau juga mengapresiasi tingkat kepatuhan masyarakat yang dinilainya sangat kompak.
"Sejak awal kami yakin jika kekuatan kita untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah kompak. Kompak untuk sadar bersama dan kompak untuk berupaya bersama. Terlebih kita Lamandau punya keunggulan lain, yakni nilai-nilai tradisi, adat dan budaya yang bisa menjadi modal untuk kita bangkit bersama," katanya.
Bupati berharap jika pembatasan aktivitas masyarakat tidak hanya dilaksanakan saat berlakunya larangan pantang pamali dari rangkaian Tolak Bala atau Balalayah ini, namun menjadi kebiasaan dalam upaya mencegah penularan penyakit di masa pandemi saat ini.
Lihat Juga :