Dua Kawasan Ekonomi Khusus Batam Beroperasi Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 29 Juni 2021 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
Investasi yang masuk diharapkan dapat berkontribusi optimal dalam pengembangan industri dirgantara nasional serta untuk peningkatan perekonomian daerah setempat dan nasional.
“KEK BAT perlu segera memperluas pasar, tidak hanya untuk pasar maskapai Lion Group, tapi untuk menarik pasar maskapai nasional dan international lainnya dan dapat sukses dan berhasil serta menjadi success story untuk pengembangan KEK berbasis MRO di Indonesia," ujar Airlangga.
Sedangkan KEK Nongsa seluas 166.45 hektare memiliki target investasi sebesar Rp16 triliun dan penciptaan lapangan pekerjaan 16.500 tenaga kerja. KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan berbasis IT- digital dan pariwisata.
Seperti KEK BAT, pengembangan KEK Nongsa atau Nongsa Digital Park (NDP) juga bersifat brown field project. "Karena sebelum ditetapkan menjadi KEK telah dibangun berbagai akomodasi dan atraksi pariwisata bertaraf internasional. Sudah terbangun infrastruktur pendukungnya, seperti Turi Beach Resort, Nongsa Point Marina, Nongsa Terminal Bahari, Nongsa Village, dan Infinite Framerwork Studio," tuturnya.
Fasilitas investasi KEK eks KPBPB, seperti KEK Nongsa ini, berbeda dengan fasilitas investasi di KEK lain. "Fasilitas KEK di sini kami sebut Fasilitas FTZ plus karena tidak serta merta hilang fasilias FTZ-nya," ujarnya.
“Diharapkan investasi yang masuk dapat berkontribusi optimal dalam pengembangan IT-digital dan pariwisata di Indonesia serta pertumbuhan ekonomi daerah setempat dan nasional serta dapat sukses dan berhasil serta menjadi success story untuk pengembangan KEK Digital di Indonesia,” ujarnya.
Dirut Lion Air Grup Edward Sirait mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi respons cepat dari Kementerian terkait dalam melakukan percepatan perkembangan industri penerbangan. “Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh stakeholder terkait dalam pengembangan industri pernerbangan yang diikuti dibukanya lapangan kerja yang dapat mendorong perekonomian di Batam,” katanya.
Edward optimis dengan diberikan KEK pada BAT akan mempercepat berkembangnya industri turunannya sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Keberadaan MRO BAT Lion Air ini dirasa dapat mendorong perekonomian Kepri khususnya di Batam dari sektor produksi padat karya," ucapnya. CM
“KEK BAT perlu segera memperluas pasar, tidak hanya untuk pasar maskapai Lion Group, tapi untuk menarik pasar maskapai nasional dan international lainnya dan dapat sukses dan berhasil serta menjadi success story untuk pengembangan KEK berbasis MRO di Indonesia," ujar Airlangga.
Sedangkan KEK Nongsa seluas 166.45 hektare memiliki target investasi sebesar Rp16 triliun dan penciptaan lapangan pekerjaan 16.500 tenaga kerja. KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan berbasis IT- digital dan pariwisata.
Seperti KEK BAT, pengembangan KEK Nongsa atau Nongsa Digital Park (NDP) juga bersifat brown field project. "Karena sebelum ditetapkan menjadi KEK telah dibangun berbagai akomodasi dan atraksi pariwisata bertaraf internasional. Sudah terbangun infrastruktur pendukungnya, seperti Turi Beach Resort, Nongsa Point Marina, Nongsa Terminal Bahari, Nongsa Village, dan Infinite Framerwork Studio," tuturnya.
Fasilitas investasi KEK eks KPBPB, seperti KEK Nongsa ini, berbeda dengan fasilitas investasi di KEK lain. "Fasilitas KEK di sini kami sebut Fasilitas FTZ plus karena tidak serta merta hilang fasilias FTZ-nya," ujarnya.
“Diharapkan investasi yang masuk dapat berkontribusi optimal dalam pengembangan IT-digital dan pariwisata di Indonesia serta pertumbuhan ekonomi daerah setempat dan nasional serta dapat sukses dan berhasil serta menjadi success story untuk pengembangan KEK Digital di Indonesia,” ujarnya.
Dirut Lion Air Grup Edward Sirait mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi respons cepat dari Kementerian terkait dalam melakukan percepatan perkembangan industri penerbangan. “Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh stakeholder terkait dalam pengembangan industri pernerbangan yang diikuti dibukanya lapangan kerja yang dapat mendorong perekonomian di Batam,” katanya.
Edward optimis dengan diberikan KEK pada BAT akan mempercepat berkembangnya industri turunannya sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja lokal. “Keberadaan MRO BAT Lion Air ini dirasa dapat mendorong perekonomian Kepri khususnya di Batam dari sektor produksi padat karya," ucapnya. CM
(ars)
Lihat Juga :