COVID-19 Menggila di Semarang, Rekor 2.140 Orang Dirawat di Rumah Sakit

Senin, 21 Juni 2021 - 17:10 WIB
loading...
COVID-19 Menggila di Semarang, Rekor 2.140 Orang Dirawat di Rumah Sakit
Kasus COVID-19 di Kota Semarang, terus melonjak. Jumlah pasien positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit dan tempat isolasi hingga hari ini tembus angka 2.140 orang. Foto/iNews TV/Kristadi
A A A
SEMARANG - Tanda bahaya menyala di Kota Semarang, Jawa Tengah. Hingga hari ini, ada 2.140 orang dirawat di 22 rumah sakit dan ruang isolasi akibat terpapar COVID-19 . Jumlah ini menjadi rekor tertinggi yang pernah terjadi di Kota Semarang.

Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, 19 Kasus COVID-19 Asal India Terdeteksi di Jatim

Dari data Coronavirus Semarang, pada Jumat (11/6/2021) 1.068 orang positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit dan tempat isolasi. Kini melonjak tajam hingga mencapai 2.140 orang. Selama 10 hari, terjadi penambahan sebanyak 1.072 orang, atau rata 200 orang/hari.



Dari jumlah 2.140 orang positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit dan tempat isolasi tersebut, ada sebanyak 1.411 orang yang merupakan warga Kota Semarang. Sedangkan sisanya 729 orang, berasal dari luar kota.

Baca juga: Tumpes Kelor, Cara Keji Belanda Menghabisi Keturunan Untung Surapati di Jawa Timur

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 , dan menambah kapasitas tempat tidur di rumah sakit serta tempat isolasi. "Kami lakukan pencegahan dengan menerapkan PPKM mikro hingga tingkat kelurahan, dan menutup delapan ruas jalan serta membatasi pelaku usaha buka hingga pukul 20.00 WIB," terangnya.

Sementara untuk penyediaan tempat tidur , Pemkot Semarang, akan menambah 400 tempat tidur di sejumlah titik tempat karantina, di antaranya Asrama Mahasiswa Kampus UIN Walisongo Semarang, dan gedung di kawasan Marina Semarang. Baca juga: Kelainan Seks, Pemuda di Majalengka Minta Remaja Pria Menciumi Alat Kelaminnya dan Divideo

Pemkot Semarang, juga telah menutup delapan ruas jalan untuk mengurangi mobilitas masyarakat, seperti Jalan Imam Barjo, Jalan Pleburan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Lamper, Jalan Ngesrep, Jalan Supriyadi, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Letjen Suprapto.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1640 seconds (10.101#12.26)