Pabrik Obat-obatan Terlarang di Tasikmalaya Digerebek, 700.000 Butir Pil Diamankan

Sabtu, 12 Juni 2021 - 21:50 WIB
loading...
Pabrik Obat-obatan Terlarang...
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan dan petugas BNN menunjukkan obat ilegal yang disita dari dua rumah di Kompleks Perumahan Bumi Resik indah, Kelurahan Sukamanah, Kota Tasikmalaya. Foto: iNews/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Pabrik yang memproduksi obat-obatan terlarang di Perumahan Bumi Resik Indah, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat digerebek petugas BNN dan polisi. Sebanyak 700 ribu pil bertuliskan YY dan L serta mesin produksi dan bahan baku obat diamankan.

Selain menyita barang bukti tersebut, petugas juga mengamankan lima dari enam tersangka di lokasi kejadian. Dua rumah tersebut digerebek karena diduga menjadi pabrik rumahan serta tempat memproduksi obar-obatan terlarang.

Baca juga: Kemelut Kadin Jabar, Tatan Tak Terima Dituding Korupsi Dana Hibah Rp1,7 Miliar

"Saat dilakukan pemeriksaan dan uji laboratorium, obat-obatan yang diproduksi tersebut ternyata tidak sesuai dengan ketentuan farmasi," ujar Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Doni Hermawan.

Menurutnya, hasil uji laboratorium menyebutkan jika kandungan obat yang diproduksi tersebut mengandung alkohol, laktosa dan perekat. Doni menyebutkan, lima tersangka yang diamankan adalah Yatman, Adit Suherlan, Agus Bambang Priyadi, Isnanto dan Sutarno. Satu tersangka warga Bandung masih dalam perjalanan menuju Tasikmalaya karena penangkapannya di Kota Bandung.

"Tersangka Yatman merupakan pemilik dan operator dalam kasus tersebut. Empat tersangka lainnya hanya sebagai kurir dan peracik," terangnya.

Kapolres menegaskan, atas perbuatannya, para tersangka dijerat UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 196 Juncto Pasl 197 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Gabungan Polri...
Operasi Gabungan Polri dan TNI di Jakpus: 11 Orang Ditangkap, Celurit hingga 1.202 Tramadol Disita
BNN Gerebek Kampung...
BNN Gerebek Kampung Narkoba, 7 Orang Diciduk dan Ratusan Juta Uang Disita
Gerebek Gudang di Cerme,...
Gerebek Gudang di Cerme, Bea Cukai Gresik Sita Rokok Ilegal Senilai Rp8,7 Miliar
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Lingkar Gentong Sudah Berakhir
H+3 Lebaran 2026, Arus...
H+3 Lebaran 2026, Arus Balik Menuju Lingkar Gentong Macet 10 Kilometer
Hari Kedua Lebaran,...
Hari Kedua Lebaran, Polres Tasikmalaya Berlakukan One Way 2 Kali di Pagi dan Siang
275 WNA Jadi Tersangka...
275 WNA Jadi Tersangka Judi Online usai Penggerebekan di Hayam Wuruk Jakbar
Penggerebekan Judi Online...
Penggerebekan Judi Online di Hayam Wuruk, 321 WNA Ditangkap
BPOM Sita Ribuan Obat...
BPOM Sita Ribuan Obat Kuat Pria Berbahaya, Pelaku Telah Beroperasi 4 Tahun
Rekomendasi
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Berita Terkini
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved