Memutus Penularan dari Madura, Sebar Swab Hunter Sampai Larangan Perjalanan
Kamis, 10 Juni 2021 - 17:15 WIB
loading...
Swab Hunter terus dilakukan warga yang melakukan perjalanan dari Madura.
A
A
A
SURABAYA - Upaya memutus penularan COVID-19 juga dilakukan dengan meminta warganya mengurangi aktivitas ke Pulau Madura. Bahkan, Satpol PP Kota Surabaya dilarang bepergian ke Bangkalan dan sekitarnya untuk meminimalisir penularan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, selain menerapkan penyekatan di Jembatan Suramadu, pihaknya juga melakukan swab hunter di Kota Surabaya. Ikhtiar yang dilakukan ini sebagai langkah deteksi dini dan mencegah laju penularan COVID-19 di Surabaya.
"Swab massal dan swab hunter di Kota Surabaya, baik di pemukiman keramaian dan yang kemungkinan ada lonjakan sudah dilakukan. Hari ini concern di dalam kota. Jadi kasus di dalam (Surabaya) jangan sampai meningkat," kata Eri, Kamis (10/6/2021).
Baca juga: COVID-19 Bangkalan Melonjak, 239 Pengendara Positif Usai Tes Antigen
Ia juga meminta kepada masyarakat agar turut serta mendukung kerja keras yang dilakukan Satgas COVID-19 Surabaya. Salah satunya adalah dengan disiplin menerapkan 5M protokol kesehatan (prokes). Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, selain menerapkan penyekatan di Jembatan Suramadu, pihaknya juga melakukan swab hunter di Kota Surabaya. Ikhtiar yang dilakukan ini sebagai langkah deteksi dini dan mencegah laju penularan COVID-19 di Surabaya.
"Swab massal dan swab hunter di Kota Surabaya, baik di pemukiman keramaian dan yang kemungkinan ada lonjakan sudah dilakukan. Hari ini concern di dalam kota. Jadi kasus di dalam (Surabaya) jangan sampai meningkat," kata Eri, Kamis (10/6/2021).
Baca juga: COVID-19 Bangkalan Melonjak, 239 Pengendara Positif Usai Tes Antigen
Ia juga meminta kepada masyarakat agar turut serta mendukung kerja keras yang dilakukan Satgas COVID-19 Surabaya. Salah satunya adalah dengan disiplin menerapkan 5M protokol kesehatan (prokes). Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.
Lihat Juga :