Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sok Jagoan, Pria Gondrong Ini Acungkan Golok ke Polisi, Akhirnya Tak Berkutik

loading...
Sok Jagoan, Pria Gondrong Ini Acungkan Golok ke Polisi, Akhirnya Tak Berkutik
Petugas mengamankan lelaki yang menyerang Mapolresta Yogyakarta dengan golok di Mapolresta Yogyakata, Selasa (8/6/2021). Foto: Istimewa
YOGYAKARTA - Seorang lelaki berperawakan gondrong dengan golok di tangan, mendatangi dan mencoba menyerang Markas Polresta Yogyakarta, Selasa (8/6/2021) siang pukul 14.00 WIB. Beruntung petugas berhasil mengamankannya sebelum beraksi.

Lelaki yang diketahui identiasnya K (40) warga Tuban, Jawa Timur tersebutberhasil diamankan petugas.Kasus ini sekarang sedang ditangani Mapolresta Yogyakarta.

Baca juga: Menggemparkan, Penusuk Polantas di Palembang Ternyata hendak Ambil Pistol

Dari informasi kejadian itu berawal, saat Kberjalan kaki dari arah timur mendatangi Mapolresta Yogyakarta. Sekitar pukul 14.00 WIB tiba di gerbang masuk Polresta, K yang pakaian berwarna merah marun, celana biru dan ikat kepala itu kemudian memukul-mukul golok yang dibawanya ke pagar serta diacungkan ke arah petugasyang berjaga dan mengutarakan kata-kata kotor.



Mengetahui ada yang mau berbuat onar,petugasyang berjagamencoba mengejarnya dan berhasil menangkapdi pertigaan Jalan Bhayangkara serta membawanya ke Mapolresta. Dari tangannya diamankan satu buah senjata tajam jenis golok, tas punggung dan beberapa barang lainnya.

Baca juga: Bakar Rumah di Sekitar Bandara Ilaga, 1 OPM Pimpinan Lekagak Telenggen Ditembak Pasukan TNI-Polri

Kasubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku yang diduga sempat membuat kegaduhan di depan Mapolresta Yogyakarta. “Hasil pemeriksaan sementara, pelaku berinisial K, 40 tahun warga asal Tuban, Jawa Timur,” katanya.

Hasil pemeriksaan sementara, lelaki tersebut sedang berhalusinasi. Iamendengar suara- suara yang akhirnya nekat melakukan tindakan yang bisa membahayakan orang lain. “Dugaanya karena linglung atau gangguan jiwa,” ungkapnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top