Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Bupati Mimika: Hentikan Aktivitas PON XX Papua hingga Ada Kepastian Anggaran Dana

loading...
Bupati Mimika: Hentikan Aktivitas PON XX Papua hingga Ada Kepastian Anggaran Dana
Bupati Mimika Eltinus Omaleng menyatakan berhenti dalam melakukan layanan PON XX Papua dan segala aktivitasnya. Permintaan ini dilakukan hingga adanya kepastian terkait penganggaran PON XX di Papua. Foto Ist
TIMIKA - Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta dalam Rapat Evaluasi Sub PB PON XX Papua Klaster Mimika bahwa mulai, Senin (7/6/2021) Sub PB PON XX Papua menyatakan 'berhenti' dalam melakukan layanan PON XX Papua dan segala aktivitasnya. Permintaan ini dilakukan hingga adanya kepastian terkait penganggaran PON XX di Papua.

"Ini rapat kita yang terakhir dan tidak ada lagi aktivitas layanan untuk PON XX Papua jadi kalau ada PB PON XX Papua ataupun pusat terkait PON kita tidak akan layani hingga adanya kepastian mengenai dana bagi penyelenggaraannya sesuai kebutuhan," kata Bupati Eltinus Omaleng dalam rapat evaluasi bersama para Koordinator Bidang Sub PB PON XX Klaster Mimika di Aula Pertemuan Kantor Sekretariat Sub PB PON Mimika.

Baca : Bakar Rumah di Sekitar Bandara Ilaga, 1 OPM Pimpinan Lekagak Telenggen Ditembak Pasukan TNI-Polri

Pertama, kata dia, terkait kesiapan Mimika sejauh ini sudah ok tetapi mulai hari ini (Rapat Evaluasi) ini adalah rapat terakhir sampai dengan adanya titik terang terbaik sumber dana untuk penyelenggaraan PON XV.

"Artinya hingga sudah ada informasi diberikannya berapa hak yang diperoleh atau diberikan kepada Mimika. Apakah sesuai dengan Kebutuhan Mimika, sehingga semua aktivitas akan dihentikan walaupun akan datang tim PON XX (PB PON maupun semua pihak terkait PON) datang, Mimika tidak boleh melayani," timpalnya.



Kedua, lanjut Bupati, upaya pengerjaan Venue PON di Mimika seperti yang terjadi dan dilakukan pada Venue Aero Modeling dan Terbang Layang tetap dilaksanakan karena sudah dianggarkan, itu bukan anggaran PON tapi anggaran Otsus melalui APBD Kabupaten Mimika.

Anggaplah itu, kata Eltinus Omaleng, sekarang ini semua OPD bekerja seperti biasa dan bukan untuk PON karena selama ini juga upaya pembangunan yang dilakukan Kabupaten Mimika, tidak pernah ada kucuran dana PON sebesar Rp2 triliun yang dimiliki PB PON XX Papua itu ke Kabupaten Mimika.

Bappeda, ungkap dia, juga yang seharusnyan fokus pada perubahan anggaran yang harusnya sudah dilaksanakan di bulan Mei 2021 tetapi karena kesibukan PON ini makanya masih belum dilaksanakan.

Bupati Eltinus Omaleng pun memerintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Dominggus RH Mayaut untuk jangan pikir lagi tentang PON. Termasuk untuk semua jenis tambahan-tambahan yang sempat dialokasikan dari APBD Mimika, semuanya biar ditunggu saja dari sumber dana PON XX Papua. Bahkan diperintahkan agar menghitung semua yang sudah dikeluarkan dari sumber dana APBD Kabupaten Mimika untuk semua jenis tambahan terkait dukungan untuk infrastruktur PON XX Papua di Klaster Mimika.

Baca juga : Mabes Polri kirim Ambulans Operasional Nemangkawi ke Timika Papua


Situasi yang dialami saat ini ditegaskan Eltinus Omaleng telah menyebabkan kemunduran terhadap kinerja mempersiapkan PON XX di Mimika.

"Jadi kalau memang mau sukses bersama maka semua ketersediaan infrastruktur yang sudah tersedia di Kabupaten Mimika harus disewakan semua oleh Kabupaten Mimika agar semua kerugian yang dialami Mimika bisa dikembalikan. Kalau PB PON XX Papua mau pakai silahkan saja tetapi harus menyewa-nya," kata Bupati Eltinus Omaleng.



Bupati mempertanyakan, kenapa tiba tiba mereka (PB PON XX) mau kasih Rp100 miliar tapi fisiknya tidak ada. "Ini seolah kesalahan mereka lemparkan ke kita. Maka Walikota Jayapura juga menolak. Seharusnya kemarin belanjanya dimunculkan duluaan karena operasional itu sudah harus satu paket dengan belanja modal itu. Jadi kita tunggu saja sampai mereka kasih kita lampu hijau. Jadi mulai rapat ini jangan pusingkan lagi soal PON XX, nanti setelah PB PON XX Papua benar-benar menghibahkan sesuai permintaan kebutuhan dana Klaster Mimika besar sekitar Rp500 miliar lebih itu baru kerja untuk persiapan PON XX bisa kembali dilaksanakan di Kabupaten Mimika. Tapi kalau hanya seperti kemarin itu (Dana Operasional) sekitar Rp78 miliar itu untuk apa," tegas Eltinus Omaleng.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top