Jelang Nataru, Wamen Isyana Monitor Langsung Program Genting di Papua
Selasa, 24 Desember 2024 - 12:13 WIB
loading...
Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka melakukan monitoring program Genting di Argapura Laut. Foto/Istimewa
A
A
A
PAPUA - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Isyana Bagoes Oka melakukan monitoring program Genting di Argapura Laut, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Senin (23/12/2024). Isyana ingin mengetahui secara langsung.
“Menjelang Hari Raya Natal, kami ingin mengetahui kondisi langsung di lapangan agar program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting bisa berjalan dengan lancar dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk di Tanah Papua yang masih memiliki tingkat prevalensi stunting yang tinggi,” kata Isyana.
Tingkat prevalensi stunting di Provinsi Papua 2023 mencapai 28.6% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Di Kota Jayapura terdapat 12.357 Keluarga Risiko Stunting dengan jumlah bayi stunting sebanyak 861 orang, lima di antaranya berada di kompleks Argapura Laut.
Baca juga: Wamen Isyana Bagoes Oka: Waspada Judol Berkedok Game Online
Di Argapura Laut, Wamen Isyana menyerahkan bantuan dari Orang Tua Asuh Genting kepada sejumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang memiliki anak-anak berusia di bawah 2 tahun. Isyana juga menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat terkhusus masyarakat Argapura Laut yang hadir untuk rutin datang ke Posyandu agar deteksi dini dan penanganan lanjutan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting.
“Menjelang Hari Raya Natal, kami ingin mengetahui kondisi langsung di lapangan agar program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau Genting bisa berjalan dengan lancar dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk di Tanah Papua yang masih memiliki tingkat prevalensi stunting yang tinggi,” kata Isyana.
Tingkat prevalensi stunting di Provinsi Papua 2023 mencapai 28.6% berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Di Kota Jayapura terdapat 12.357 Keluarga Risiko Stunting dengan jumlah bayi stunting sebanyak 861 orang, lima di antaranya berada di kompleks Argapura Laut.
Baca juga: Wamen Isyana Bagoes Oka: Waspada Judol Berkedok Game Online
Di Argapura Laut, Wamen Isyana menyerahkan bantuan dari Orang Tua Asuh Genting kepada sejumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang memiliki anak-anak berusia di bawah 2 tahun. Isyana juga menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat terkhusus masyarakat Argapura Laut yang hadir untuk rutin datang ke Posyandu agar deteksi dini dan penanganan lanjutan dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting.
Lihat Juga :