Pengungkapan 821 Kg Sabu Jaringan Internasional Hasil Pengintaian 4 Bulan
Sabtu, 23 Mei 2020 - 16:41 WIB
loading...
Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri menunjukkan barang bukti sabu seberat 821 kg dari penangkapan bandar narkoba jaringan internasional di Kota Serang.Foto/Divisi Humas Mabes Polri
A
A
A
SERANG - Anggota Satgas Khusus Bareskrim Mabes Polri berhasil menangkap bandar narkoba jaringan internasional di Kota Serang. Sebanyak 821 kg narkoba jenis sabu diamankan polisi di sebuah ruko di Jalan Takari, Kecamatan Tatakan, Kota Serang, Banten.
Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo mengatakan, di pengujung bulan puasa ini, Satgas khusus Bareskrim Mabes Polri melakukan pengungkapan jaringan narkoba internasional, yaitu dari Timur Tengah.
"Tadi malam anggota Satgas Khusus berhasil menangkap tersangka sekitar pukul 19.00 WIB di Kota Serang," ujar Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam rilis yang diterima SINDOnews, Sabtu (23/05/2020).
"Adapun pelaku yang saat ini sudah kita amankan inisial saudara BA dari Pakistan, dan saudara AS dari Yaman," tambanya.
(Baca juga: Jalani Hidup Bersama dari Jualan Sabu, Pasangan Sejenis Diciduk Polisi)
Listyo menjelaskan, pengungkapan diawali oleh penyelidikan yang cukup cermat kurang lebih hampir 4 bulan, dimulai dari bulan Desember anggota Satgas berhasil mengamankan kapal. Anggota Satgas memeriksa ABK dan mereka positif, namun pada saat itu narkoba yang kita cari tidak ditemukan.
"Kemudian, kita lanjutkan pada bulan Januari 2020, akhirnya kita berhasil mengungkap 288 kg sabu dengan mengamankan tiga tersangka. Tim terus bergerak dan mendapatkan informasi bahwa terkait dengan kelompok Timur Tengah atau kelompok Iran ini, bersiap-siap akan melakukan transaksi lagi sehingga dilakukan pengintaian. Akhirnya kita mendapati target yang tinggal di wilayah Jakarta," tuturnya.
Listyo menambahkan, tersangka mencoba menyamarkan dengan mencampurkan sabu-sabu tersebut dengan buah asam Kuranji untuk disamarkan. Mereka masuk ke Banten sekitar dua Minggu lalu, melalui salah satu wilayah pantai yang ada di daerah Banten.
Kapolri Jenderal Idham Azis melalui Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Drs Listyo Sigit Prabowo mengatakan, di pengujung bulan puasa ini, Satgas khusus Bareskrim Mabes Polri melakukan pengungkapan jaringan narkoba internasional, yaitu dari Timur Tengah.
"Tadi malam anggota Satgas Khusus berhasil menangkap tersangka sekitar pukul 19.00 WIB di Kota Serang," ujar Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam rilis yang diterima SINDOnews, Sabtu (23/05/2020).
"Adapun pelaku yang saat ini sudah kita amankan inisial saudara BA dari Pakistan, dan saudara AS dari Yaman," tambanya.
(Baca juga: Jalani Hidup Bersama dari Jualan Sabu, Pasangan Sejenis Diciduk Polisi)
Listyo menjelaskan, pengungkapan diawali oleh penyelidikan yang cukup cermat kurang lebih hampir 4 bulan, dimulai dari bulan Desember anggota Satgas berhasil mengamankan kapal. Anggota Satgas memeriksa ABK dan mereka positif, namun pada saat itu narkoba yang kita cari tidak ditemukan.
"Kemudian, kita lanjutkan pada bulan Januari 2020, akhirnya kita berhasil mengungkap 288 kg sabu dengan mengamankan tiga tersangka. Tim terus bergerak dan mendapatkan informasi bahwa terkait dengan kelompok Timur Tengah atau kelompok Iran ini, bersiap-siap akan melakukan transaksi lagi sehingga dilakukan pengintaian. Akhirnya kita mendapati target yang tinggal di wilayah Jakarta," tuturnya.
Listyo menambahkan, tersangka mencoba menyamarkan dengan mencampurkan sabu-sabu tersebut dengan buah asam Kuranji untuk disamarkan. Mereka masuk ke Banten sekitar dua Minggu lalu, melalui salah satu wilayah pantai yang ada di daerah Banten.
Lihat Juga :