Soal Mesin Parkir Elektronik Banyak yang Rusak, Kadishub: Terkendala Suku Cadang
Jum'at, 25 April 2025 - 13:37 WIB
loading...
Mesin parkir elektronik atau TPE di Jakarta banyak yang rusak akibat terkendala pasokan suku cadang. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Mesin parkir elektronik atau TPE di Jakarta banyak yang rusak. Hal itu disebabkan tidak adanya suku cadang untuk melakukan perbaikan.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, mesin parkir telah dibangun sejak 2016 disebar ke ratusan titik hanya saja sejak 2018-2019 terkendala suku cadang untuk perbaikan.
"Ya, memang mesin terminal parkir elektronik (TPE) ini dibangun 2016. Total sebanyak 201 titik. Dan kemudian, ini mesin dari Swedia ya. Mereknya Calle. Tentu ada kendala dari spare part. Sehingga sejak 2018-2019 ini terkendala spare partnya. After salesnya kurang baik. Sehingga itu banyak yang rusak," ujar Syafrin di Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2025).
Baca juga: Kadishub Akui PAD Parkir di Jakarta Menurun sejak Banyak Mesin TPE Rusak Beralih ke Jukir
Syafrin berharap ke depan ada pembaruan sehingga kendala mesin parkir bisa ditangani oleh komponen dari dalam negeri. "Tentu ke depan kami harapkan bisa melakukan perbaikan dan ada pemutahiran. Sehingga pemanfaatan komponen dalam negeri itu lebih diutamakan. Sehingga nantinya ini selain keandalannya dijamin dan juga pasokan spare part, Karena komponen dalam negeri itu lebih baik," ucapnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, mesin parkir telah dibangun sejak 2016 disebar ke ratusan titik hanya saja sejak 2018-2019 terkendala suku cadang untuk perbaikan.
"Ya, memang mesin terminal parkir elektronik (TPE) ini dibangun 2016. Total sebanyak 201 titik. Dan kemudian, ini mesin dari Swedia ya. Mereknya Calle. Tentu ada kendala dari spare part. Sehingga sejak 2018-2019 ini terkendala spare partnya. After salesnya kurang baik. Sehingga itu banyak yang rusak," ujar Syafrin di Jakarta Selatan, Jumat (25/4/2025).
Baca juga: Kadishub Akui PAD Parkir di Jakarta Menurun sejak Banyak Mesin TPE Rusak Beralih ke Jukir
Syafrin berharap ke depan ada pembaruan sehingga kendala mesin parkir bisa ditangani oleh komponen dari dalam negeri. "Tentu ke depan kami harapkan bisa melakukan perbaikan dan ada pemutahiran. Sehingga pemanfaatan komponen dalam negeri itu lebih diutamakan. Sehingga nantinya ini selain keandalannya dijamin dan juga pasokan spare part, Karena komponen dalam negeri itu lebih baik," ucapnya.
Lihat Juga :