Kabupaten Luwu Raih Opini WTP 6 Kali Beruntun, Bupati Apresiasi Kinerja BPKD
Jum'at, 21 Mei 2021 - 16:50 WIB
loading...
Bupati Luwu, Basmin Mattayang, didampingi Wakil Ketua DPRD Luwu, PJ Sekda Luwu, Kepala BPD, Kepala Inspektorat di aula Rujab Bupati Luwu, menerima opini WTP dari BPK yang ke-6 kali. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Bupati Luwu , Basmin Mattayang, menyampaikan apresiasi kepada bawahannya, jajaran OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu , terkhusus Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Luwu.
Apresiasi ini disampaikan Bupati Luwu di rumah jabatannya, Jumat (21/5) siang. Menurut Bupati Luwu dua periode ini, Pemkab Luwu 6 kali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) berturut-turut tidak lepas dari kerja keras BPKD.
Baca juga:Pemkab Luwu Sudah Enam Kali Meraih Opini WTP dari BPK
"WTP ini tentu wujud dari sinergitas kerja antara pemerintah daerah dengan DPRD yang memiliki hak budgeting dan yang tidak kalah pentingnya adalah kerja keras BPKD atau Dinas Pengelolaan Keuangan sebagai ujung tombak di dalam pemegang mandat mengelola keuangan di Kabupaten Luwu," ujarnya.
"Sehingga alhamdulillah, dengan kerja keras mereka itu (BPKD), yang setiap saat saya wanti wanti, saya awasi bersama Pak Sekda, dan alhamdulillah dengan pengawasan melekat mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik," lanjutnya.
Untuk diketahui, Pemkab Luwu menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulsel, secara virtual, Jumat siang tadi.
Hasil pemeriksaan keuangan tahun anggaran 2020, BPK memberikan opini WTP . Menurut Kepala BPK Perwakilan Sulsel, Wahyu Priyono, raihan WTP ini adalah yang keenam kalinya sejak tahun 2015 secara berturut-turut hingga tahun 2020.
Apresiasi ini disampaikan Bupati Luwu di rumah jabatannya, Jumat (21/5) siang. Menurut Bupati Luwu dua periode ini, Pemkab Luwu 6 kali meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) berturut-turut tidak lepas dari kerja keras BPKD.
Baca juga:Pemkab Luwu Sudah Enam Kali Meraih Opini WTP dari BPK
"WTP ini tentu wujud dari sinergitas kerja antara pemerintah daerah dengan DPRD yang memiliki hak budgeting dan yang tidak kalah pentingnya adalah kerja keras BPKD atau Dinas Pengelolaan Keuangan sebagai ujung tombak di dalam pemegang mandat mengelola keuangan di Kabupaten Luwu," ujarnya.
"Sehingga alhamdulillah, dengan kerja keras mereka itu (BPKD), yang setiap saat saya wanti wanti, saya awasi bersama Pak Sekda, dan alhamdulillah dengan pengawasan melekat mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik," lanjutnya.
Untuk diketahui, Pemkab Luwu menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulsel, secara virtual, Jumat siang tadi.
Hasil pemeriksaan keuangan tahun anggaran 2020, BPK memberikan opini WTP . Menurut Kepala BPK Perwakilan Sulsel, Wahyu Priyono, raihan WTP ini adalah yang keenam kalinya sejak tahun 2015 secara berturut-turut hingga tahun 2020.
Lihat Juga :