Bupati Musyafirin Terangkan Soal Pembangunan Bandara di Desa Kiantar

Selasa, 18 Mei 2021 - 11:47 WIB
loading...
Bupati Musyafirin Terangkan...
Bupati Sumbawa Barat Musyafirin. (Ist)
A A A
SUMBAWA BARAT - Pembangunan bandara di Desa Kiantar, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), NTB sudah ada sejak KSB berdiri. Rencana tersebut diperkuat dengan disahkannya Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumbawa Barat.

Adanya isu yang coba memperkeruh suasana dengan mengatakan kenapa rencana pembangunan bandara di Desa Kiantar baru hari ini dilaksanakan adalah blunder fatal yang seolah-olah tidak mengetahui informasi dan perjalanan pembangunan KSB dari tahun ke tahun.

Bupati Sumbawa Barat, W. Musyafirin mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat tidak main-main dalam ikhtiar membangun daerah ini. “Rencana pembangunan bandara itu sudah ada sejak KSB berdiri dan ditindaklanjuti dengan disahkannya Perda Nomor 2 Tahun 2021. Apabila sudah berbicara Perda tentu sudah memalui kajian yang matang,” kata Musyafirin, Selasa (18/5/2021).

Pengesahan Perda tersebut telah melalui uji publik. “Saya masih ingat waktu itu anggota DPRD KSB Saleh Mantar (alm) adalah salah satu orang yang menginisiasi pembangunan bandara di Desa Kelahirannya. Kini harapan dari almarhum untuk melihat desanya maju lewat pembangunan bandara itu akan tercapai, tentunya suatu kesalahan dan dosa apabila harapan yang sudah ada didepan mata itu harus terbuang secara sia-sia,” ujar Bupati dua Periode tersebut.

Selain itu, Musyafirin menegaskan bahwa pembangunan bandara di Desa Kiantar tidak menggunakan seperpun uang negara, semuanya murni berasal dari investor yang ingin melihat KSB maju. “Tidak ada sepeserpun uang negara kita gunakan, anggaran pembangunan bandara di Desa Kiantar murni datang dari investor. Perlu diingat bahwa mendatangkan investor untuk membangun daerah sangatlah susah, saya sudah mengalaminya. Kami pernah bertemu dengan calon investor yang ingin membangun bandara dari berbagai negara, terakhir dari Brunai Darussalam namun hasilnya nihil. Sekarang ada investor yang ingin berinvestasi dan membangun daerah lantas kita menolaknya, saya rasa itu adalah langkah konyol serta di luar nalar fikir,” kata Musyafirin. Baca: Larangan Mudik Berakhir, Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Membludak.

Mendatangkan investor adalah pekerjaan berat, butuh kepercayaan yang kuat bagi investor untuk berinvestasi di daerah ini. Itu tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, butuh leadership yang kuat dan betul-betul orang yang berintegritas, Musyafirin telah berhasil membuktikannya.

Banyak pihak yang menginginkan bandara di Desa Kiantar segera dibangun, mereka telah melihat manfaat suatu daerah memiliki bandara, seperti halnya yang terjadi saat pembangunan bandara internasional Bizam (Lombok), waktu itu masyarakat menentang dengan keras. Buat apa dibangun padahal bandara yang lama masih ada, namun kini masyarakat yang sempat menolak merasakan manfaatnya. Baca Juga: WALHI dan Yayasan Konservasi Sumatera Soroti Kasus Perburuan Satwa Bengkulu Utara.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
Halalbihalal Pasbata,...
Halalbihalal Pasbata, Gubernur Jateng Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Kejujuran
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
12 Penerbangan di Bandara...
12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan Imbas Cuaca Buruk
Atap Terminal 3 Bandara...
Atap Terminal 3 Bandara Soetta Jebol Imbas Hujan Deras
Cerita Tentang Terminal...
Cerita Tentang Terminal 2 Bandara Soetta yang Penuh Nostalgia
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Sumatera Blackout, InJourney...
Sumatera Blackout, InJourney Pastikan Bandara Beroperasi Normal
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Rekomendasi
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved