Medan Gempar, Janda 2 Anak Disekap dan Dirantai Gara-gara Menolak Hubungan Asmara
Sabtu, 01 Mei 2021 - 06:18 WIB
loading...
Polisi menangkap seorang pria pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita di Kota Medan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MEDAN - Polisi berhasil menangkap seorang pria pelaku penyekapan , dan penganiayaan sadis terhadap seorang janda di Kota Medan. Korban dirantai selama tiga hari, dan dianiaya oleh pelaku hingga mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Baca juga: Probolinggo Gempar! Biduan Dangdut Sekap Pelajar Pria Ini 3 Hari Lalu Diajak Berhubungan Seks
Rekamanan video pembebasan korban, viral di media sosial. Pembebasan itu dilakukan aparat bersama warga setempat. Penyekapan dan penganiayaan ini dilakukan pelaku di rumah kost di Jalan Elang, Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
Dalam video terlihat jelas korban yang dirantai berada di atas kursi roda. Terdapat luka lebam dari kaki hingga wajah korban, akibat dianiaya pelaku. Korban diketahui bernama Rina Simanungkalit warga Tanggung Bongkar, Kecamatan Medan Denai.
Baca juga: Gudang Penyimpanan Ikan Giling Digerebek, Polisi Temukan 8,3 Ton Daging Berformalin
Korban hanya bisa menangis menahan sakit. Warga pun langsung membawa korban ke Polsek Medan Area. Polisi dengan cepat melakukan penyelidikan , dan mengetahui keberadaan pelaku yang diketahui bernama Maniur Poltak Sihotang.
Baca juga: Probolinggo Gempar! Biduan Dangdut Sekap Pelajar Pria Ini 3 Hari Lalu Diajak Berhubungan Seks
Rekamanan video pembebasan korban, viral di media sosial. Pembebasan itu dilakukan aparat bersama warga setempat. Penyekapan dan penganiayaan ini dilakukan pelaku di rumah kost di Jalan Elang, Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.
Dalam video terlihat jelas korban yang dirantai berada di atas kursi roda. Terdapat luka lebam dari kaki hingga wajah korban, akibat dianiaya pelaku. Korban diketahui bernama Rina Simanungkalit warga Tanggung Bongkar, Kecamatan Medan Denai.
Baca juga: Gudang Penyimpanan Ikan Giling Digerebek, Polisi Temukan 8,3 Ton Daging Berformalin
Korban hanya bisa menangis menahan sakit. Warga pun langsung membawa korban ke Polsek Medan Area. Polisi dengan cepat melakukan penyelidikan , dan mengetahui keberadaan pelaku yang diketahui bernama Maniur Poltak Sihotang.
Lihat Juga :