Foto Terakhir Lettu Sona Perwira KRI Nanggala-402 Asal Blitar: Pak Aku Budal

loading...
Foto Terakhir Lettu Sona Perwira KRI Nanggala-402 Asal Blitar: Pak Aku Budal
Foto terakhir Lettu Ady Sonata di atas KRI Nanggala 402 sebelum berangkat tugas. Foto dikirimkan Sona kepada Lettu Toha, ayahnya. Foto/Ist
BLITAR - Lettu Laut (P) Ady Sonata (29) baru tiga tahun bertugas di kapal selam Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan Bali.

Ady Sonata sebelumnya berdinas di KRI nonkapal selam. Menurut Widya Ayu Retno Wulan anggota TNI Kodim Blitar yang juga sepupu Lettu Sona, banyak yang diceritakan Sona sebelum mengambil pilihan sebagai pasukan kapal selam.

"Seingat saya, Sona bertugas di kapal selam baru tiga tahun," ujar Widya saat ditemui Sindonews.com di rumahnya Dusun Glondong, Kelurahan Satriyan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sabtu (24/4/2021).

Sona begitu biasa disapa, lahir dan tumbuh dari keluarga militer. Lettu Toha, ayah Sona anggota TNI AD yang saat ini berdinas di Depo Pendidikan (Depo) Malang.

Juwairi, kakak kandung ibu Sona adalah pensiunan TNI AD dengan pangkat terakhir Serma. Juwairi merupakan ayah Widya. Tidak terkecuali adik Sona yang bernama Surya. Juga berkarir di militer.



Surya anggota TNI AU yang berdinas di Jakarta. Begitu juga dengan adik kandung Widya, juga berkarir sebagai anggota TNI AD. Widya masih ingat saat Sona pertama kali berniat ikut seleksi pasukan kapal selam.

"Saat itu telepon ibu saya, meminta doa restu kalau mau ikut seleksi kapal selam," tutur Widya. Melalui saluran telepon, ibu Widya yang juga bude Sona, mendoakan keponakannya.

Sejak ibunya meninggal, Sona menganggap ibu Widya sebagai pengganti orang tua. Setiap hendak memulai segala sesuatu, Sona selalu tidak lupa meminta doa restu.

"Sudah seperti ibu sendiri. Saya sendiri kalau manggil Sona juga Le. Karena memang sudah seperti adik sendiri," papar Widya.

Terkait karier di kapal selam itu Widya sempat bertanya ke sepupunya. Ia melihat resiko yang akan dijalani Sona jauh lebih besar. Yakni menyangkut nyawa.



Apa jawabannya?. Sona, kata Widya menuturkan menjadi anggota TNI sudah menjadi cita-citanya.

Ia siap menghadapi segala resiko yang terjadi. "Sona menyatakan menjadi TNI sudah menjadi jalan hidupnya. Ia siap dengan segala resikonya," kata Widya.

Sona juga mengatakan pasukan yang di kapal selam merupakan pasukan khusus. Baginya orang-orang pilihan yang untuk masuk ke sana tidak mudah. Kariernya ke depan juga akan lebih baik.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top