Kasus Pengeroyokan Remaja di Dalam Warnet Berujung Damai
Minggu, 11 April 2021 - 13:57 WIB
loading...
Kasus pengeroyokan seorang remaja di dalam warnet berakhir damai. Setelah pelaku meminta maaf dan mengganti kerugian korban. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Penyidik Unit Reskrim Polsek Panakkukang menghentikan kasus dugaan pengeroyokan remaja laki-laki, berinisial RD (14) di dalam warnet Jalan Pengayoman, Kota Makassar.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengaku proses hukum kasus tersebut tidak dilanjutkan lantaran korban sudah menerima permintaan maaf 11 pelaku.
Adapun ke 11 pelaku yang diamankan tidak lama setelah pengeroyokan itu terjadi masing-masing berinisial MK (24), MI (24), EP (18), TW (23), SU (20), MA (25), AH (24), FJ (18), MS (17), AR (20 dan IH (21).
Baca Juga: Polisi Tangkap 11 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Dalam Warnet
"Perkara sudah selesai melalui restorative justice. Iya (damai)," kata Iqbal, Minggu (11/4/2021).
Iqbal menjelaskan, pelaku bersedia mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatannya, dimana korban sempat mengalami luka-luka akibat penganiayaan tersebut.
"Termasuk kerugian di dalam warnet dan pengobatan atau penyembuhan terhadap korban," jelas perwira pertama Polri dua balok ini.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman mengaku proses hukum kasus tersebut tidak dilanjutkan lantaran korban sudah menerima permintaan maaf 11 pelaku.
Adapun ke 11 pelaku yang diamankan tidak lama setelah pengeroyokan itu terjadi masing-masing berinisial MK (24), MI (24), EP (18), TW (23), SU (20), MA (25), AH (24), FJ (18), MS (17), AR (20 dan IH (21).
Baca Juga: Polisi Tangkap 11 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Dalam Warnet
"Perkara sudah selesai melalui restorative justice. Iya (damai)," kata Iqbal, Minggu (11/4/2021).
Iqbal menjelaskan, pelaku bersedia mengganti seluruh kerugian yang ditimbulkan akibat perbuatannya, dimana korban sempat mengalami luka-luka akibat penganiayaan tersebut.
"Termasuk kerugian di dalam warnet dan pengobatan atau penyembuhan terhadap korban," jelas perwira pertama Polri dua balok ini.
Lihat Juga :