Pemkab Luwu Utara Dukung Program Digitalisasi Keuangan

Selasa, 06 April 2021 - 18:48 WIB
loading...
Pemkab Luwu Utara Dukung Program Digitalisasi Keuangan
Pertemuan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pemimpin Cabang BNI Kota Palopo di ruang Command Center kantor bupati, Selasa (6/4/2021). Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A A A
LUWU UTARA - BNI Cabang Palopo menawarkan sebuah program digitalisasi keuangan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara . Program ini merupakan bagian dari BNI smart city untuk Indonesia yang lebih baik.

“Hari ini kami bersilaturahmi dengan ibu Bupati sekaligus memperkenalkan program digitalisasi keuangan kepada beliau,” kata Kepala BNI Cabang Palopo , Iqzal Anwar saat melakukan presentasi terkait program tersebut di hadapan Bupati Indah Putri Indriani di ruang Command Center kantor bupati, Selasa (6/4/2021).

Baca juga: Kebun Si Pintar Pemkab Lutra, Bangun Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan

Iqzal berharap, Pemkab Luwu Utara bisa mengambil peran dalam penyelenggaraan digitalisasi keuangan daerah.“Kami harap Luwu Utara bisa berkontribusi dalam mendigitalisasikan pengelolaan keuangannya,” harapnya.

Gayung bersambut. Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani pada kesempatan itu menyambut baik dan mengapresiasi apa yang ditawarkan BNI tersebut.

“Kami mengapresiasi apa yang kita lakukan hari ini, karena ini adalah salah satu upaya kita untuk lebih mengefektifkan pengelolaan keuangan daerah kita,” sebut Indah.

Menurutnya, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari sistem digitalisasi keuangan tersebut. Salah satu di antaranya adalah efisiensi anggaran.

Baca juga: Lutra Butuh Infrastruktur Digital Kuat untuk Terapkan Digitalisasi Keuangan

“Mau tidak mau, siap tidak siap, Kita harus mau melakukan penyesuaian agar kita tidak ketinggalan dari daerah lain. Jadi, yang sudah bisa kita lakukan digitalisasi, segera lakukan digitalisasi,” tegas dia.

Indah pun meminta seluruh perangkat daerah (PD) untuk ikut mengambil bagian dalam program ini.“Saya berharap ada contoh baik, salah satunya dari Dinas P2KUKM. Di mana UMKM yang menjadi binaan kita sudah bisa mulai melakukan ini. Jadi, transaksinya sudah bisa dilakukan secara digitalisasi,” imbuhnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1959 seconds (11.252#12.26)