Permintaan Meningkat, Harga Daging Ayam Ras di Salatiga Naik

loading...
Permintaan Meningkat, Harga Daging Ayam Ras di Salatiga Naik
Salah seorang konsumen sedang membeli daging ayam di Pasar Raya I Salatiga. Foto/Angga Rosa.
SALATIGA - Harga daging ayam potong di Kota Salatiga, Senin (5/4/2021) naik Rp2.000 dari harga sebelumnya Rp33.500 atau menjadi Rp35.500 per kilogram. Kenaikkan harga daging ayam dipicu adanya peningkatan permintaan saat menjelang Ramadhan.

Salah seorang pedagang daging ayam potong di Pasar Raya I Salatiga Suripah (54) menuturkan, menjelang Ramadhan banyak warga yang menggelar tradisi nyadran. Sehingga permintaan daging khususnya ayam meningkat. "Selama nyadran, permintaan konsumen meningkat. Sementara stok yang ada tidak bisa memenuhi semua permintaan, sehingga harganya jadi naik," katanya, Senin (5/4/2021). Baca juga: Agar Harga Tak Menggelepar, Kementan Kendalikan Pasokan Ayam Hidup

Menurutnya, kenaikkan harga daging ayam ras belum tinggi dan masih terjangkau. Sehingga meski harga naik, permintaan konsumen terhitung banyak. "Mudah-mudahan stok cukup, agar kami bisa tetap berjualan dan memenuhi permintaan konsumen," ujarnya.

Asisten II Setda Kota Salatiga Mustain Suraji menyatakan, momen nyadran mendongkrak harga barang daging ayam ras dan telur ayam negeri. "Momen mau puasa, banyak yang nyadran sehingga permintaan meningkat. Sedangkan barang (stok ayam) sedikit. Kondisi ini membuat harga jadi naik," ujarnya.

Dia menjelaskan, harta daging ayam hari ini dibanding periode 26 Maret 2021 mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 per kilogram. "Sekarang harga daging ayam mencapai kurang lebih Rp36.000 per kg. Kemudian harga telur berkisar Rp22.167 per kilogram," terangnya.



Sedangkan harga daging sapi cenderung stabil. Daging sapi kualitas bagus harganya saat ini sekitar Rp110.000 per kilogram. Baca juga: Forkopimda Jamin Perayaan Pasakah di Salatiga Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kusumo Adji mengatakan, kenaikkan harga daging ayam masih dalam kewajaran dan terjangkau oleh masyarakat. "Naiknya Rp2.000 per kilogram. Ini masih wajar dan terjangkau," tandasnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top