Truk Berisi Penuh Batu Bata Seruduk Madrasah, 2 Orang Meregang Nyawa

Sabtu, 03 April 2021 - 04:58 WIB
loading...
Truk Berisi Penuh Batu Bata Seruduk Madrasah, 2 Orang Meregang Nyawa
Truk pengangkut batu bata menyeruduk bangunan madrasah di Desa Sidanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Dua orang tewas akibat kecelakaan ini. Foto/iNews TV/Ii Solihin
A A A
GARUT - Warga di Desa Sidanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, digemparkan dengan sebuah truk yang tiba-tiba menabrak bangunan madrasah. Akibat diseruduk truk bermuatan penuh batu bata ini, dua orang tewas seketika.

Baca juga: Seorang Pejalan Kaki Tewas, Polisi Tulungagung Selidiki Kecelakaan Kijang Innova

Kecelakaan maut ini, diduga akibat rem truk blong sehingga sopirnya kesulitan mengendalikan laju truk yang berisi penuh batu bata, dan akhirnya menghantam sebuah bangunan Madrasah Nurul Barokah, Jumat (2/4/2021) petang.



Dua korban tewas diketahui pengemudi truk, dan seorang warga yang kebetulan berada di dalam madrasah. Selain itu, ada sekitar 10 orang korban mengalami luka-luka akibat kecelakaan maut ini.

Baca juga: Usai Diusir Pemerintah Papua Nugini, Kini Gubernur Lukas Enembe Terancam Diberhentikan

Dalam tayangan video amatir milik warga, terlihat detik-detik evakuasi terhadap korban yang berlangsung daramatis. Warga begitu histeris melihat korban mengalami luka parah dan dikeluarkan dari reruntuhan bangunan.

Petugas kepolisian, bersama TNI dan dibantu warga setempat, membutuhkan waktu hingga berjam-jam untuk mengevakuasi truk yang sudah dalam kondisi ringsek dari dalam bangunan madrasah. Dua mobil derek dikerahkan, untuk bisa menarik truk.

Baca juga: Mabuk Usai Asyik Dugem di Tempat Karaoke, 2 Wanita Seksi Tewas Tabrak Truk Boks

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Karyaman mengatakan, kecelakaan truk ini diduga karena rem tidak berfungsi hingga akhirnya dua orang tewas. "Namun demikian, untuk lebih jelasnya mengenai kejadian ini, kami akan melakukan olah TKP dengan melibatkan para ahli," tegasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1512 seconds (10.177#12.26)