Berobat Pakai KTP Sediakan Aplikasi ‘Wargaku Surabaya’, Penduduk Luar Kota Gigit Jari
Rabu, 31 Maret 2021 - 11:16 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji
A
A
A
SURABAYA - Jelang pemakaian KTP sebagai syarat berobat di Surabaya, sosialisasi masif mulai dilakukan pada warga. Bagi warga Kota Pahlawan mereka tak lagi memakai kartu BPJS untuk mendapatkan akses layanan kesehatan gratis.
Untuk memasifkan informasi tersebut, Pemkot Surabaya melakukan sosialisasi melalui kelurahan/kecamatan, serta beberapa media sosial yang dikelola instansi Pemkot Surabaya, Rabu (31/3/2021).
Baca juga: Direksi PDAM Giri Tirta Gresik Diperiksa KPK, Diduga Terkait Pengadaan Barang 2012
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menuturkan, sebagai bahan evaluasi ke depannya, pemkot juga menyediakan layanan pengaduan melalui aplikasi berbasis android bernama “Wargaku Surabaya”. Aplikasi itu dapat diunduh masyarakat secara gratis melalui Google Playstore.
Pemkot Surabaya juga menyiapkan layanan Call Center khusus pengaduan program tersebut. Keberadaan Call Center ini disiapkan untuk membantu warga yang mengalami kendala ketika menggunakan layanan kesehatan itu. Nantinya, petugas Call Center dapat merespons cepat setiap pengaduan yang disampaikan warga.
"Jadi mereka (call center) harus bisa menjawab dan bisa menangani, menyelesaikan permasalahan. Ini yang kita harapkan. Pelayanan ini akan kita maksimalkan lebih baik lagi," kata Armuji.
Baca juga: Kelelahan, Pengayuh Becak di Blitar Tewas dengan Posisi Duduk
Untuk memasifkan informasi tersebut, Pemkot Surabaya melakukan sosialisasi melalui kelurahan/kecamatan, serta beberapa media sosial yang dikelola instansi Pemkot Surabaya, Rabu (31/3/2021).
Baca juga: Direksi PDAM Giri Tirta Gresik Diperiksa KPK, Diduga Terkait Pengadaan Barang 2012
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menuturkan, sebagai bahan evaluasi ke depannya, pemkot juga menyediakan layanan pengaduan melalui aplikasi berbasis android bernama “Wargaku Surabaya”. Aplikasi itu dapat diunduh masyarakat secara gratis melalui Google Playstore.
Pemkot Surabaya juga menyiapkan layanan Call Center khusus pengaduan program tersebut. Keberadaan Call Center ini disiapkan untuk membantu warga yang mengalami kendala ketika menggunakan layanan kesehatan itu. Nantinya, petugas Call Center dapat merespons cepat setiap pengaduan yang disampaikan warga.
"Jadi mereka (call center) harus bisa menjawab dan bisa menangani, menyelesaikan permasalahan. Ini yang kita harapkan. Pelayanan ini akan kita maksimalkan lebih baik lagi," kata Armuji.
Baca juga: Kelelahan, Pengayuh Becak di Blitar Tewas dengan Posisi Duduk
Lihat Juga :