Kepala Staf Presiden Nigeria Meninggal Terinfeksi Covid-19
Sabtu, 18 April 2020 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Kyari dinyatakan positif terjangkit virus corona baru pada akhir Maret setelah mengunjungi Jerman. Hal itu memaksa serangkaian pejabat tinggi Nigeria yang telah melakukan kontak dengannya untuk mengisolasi diri.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 29 Maret, Kyari mengatakan dia telah dipindahkan ke kota terbesar di Nigeria, Lagos, untuk perawatan medis pribadi dan berharap segera kembali bekerja.
Belum ada konfirmasi resmi tentang apakah Buhari telah melakukan tes Covid-19, tetapi presiden sejak itu telah membuat pidato di televisi yang berulang kali memaksakan pembatasan pegerakan orang-orang untuk menghambat penyebaran virus. Pemerintah pusat telah memberlakukan lockdown di pusat ekonomi Nigeria, Lagos dan Ibu Kota Abuja.
Para ahli mengatakan negara berpenduduk 200 juta ini sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19 karena sistem perawatan kesehatan yang lemah dan kepadatan penduduk yang tinggi.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 29 Maret, Kyari mengatakan dia telah dipindahkan ke kota terbesar di Nigeria, Lagos, untuk perawatan medis pribadi dan berharap segera kembali bekerja.
Belum ada konfirmasi resmi tentang apakah Buhari telah melakukan tes Covid-19, tetapi presiden sejak itu telah membuat pidato di televisi yang berulang kali memaksakan pembatasan pegerakan orang-orang untuk menghambat penyebaran virus. Pemerintah pusat telah memberlakukan lockdown di pusat ekonomi Nigeria, Lagos dan Ibu Kota Abuja.
Para ahli mengatakan negara berpenduduk 200 juta ini sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19 karena sistem perawatan kesehatan yang lemah dan kepadatan penduduk yang tinggi.
(don)
Lihat Juga :