Kepala Staf Presiden Nigeria Meninggal Terinfeksi Covid-19
Sabtu, 18 April 2020 - 15:19 WIB
loading...
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari (kiri) dan Kepala Staf Presiden, Abba Kyari. Foto/CGTN Africa
A
A
A
ABUJA - Kepala Staf Presiden Nigeria Muhammadu Buhari, Abba Kyari, telah meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona baru (Covid-19). Kantor Presiden Buhari pada Sabtu (18/04/2020) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa presiden berduka atas kepergian Abba Kyari, sosok yang dianggap sebagai penjaga gerbang dari presiden negara terpadat di Afrika tersebut.
“Almarhum telah dites positif Covid-19 dan telah menerima perawatan. Tetapi dia meninggal pada hari Jumat, 17 April 2020," bunyi pernyataan kantor tersebut. "Semoga Tuhan menerima jiwanya," lanjut pernyataan itu, seperti dikutip Al Arabiya.
Kyari, yang berusia 70-an tahun, adalah pejabat berprofil tinggi di Nigeria yang meninggal oleh virus corona baru. Penyakit itu telah menyebabkan 493 orang di Nigeria terinfeksi dengan 17 di antaranya meninggal.
Teknokrat berpengaruh itu dilaporkan menderita masalah kesehatan sebelum terpapar Covid-19. Dia dipandang sebagai salah satu tokoh dominan dalam kelompok penasihat penting di sekitar Buhari.
Menurut laporan media setempat, dia mengendalikan akses langsung ke Presiden Buhari, mantan penguasa militer berusia 77 tahun yang sekarang dalam masa jabatan keduanya sebagai pemimpin yang dipilih dalam pemilu yang demokratis.
“Almarhum telah dites positif Covid-19 dan telah menerima perawatan. Tetapi dia meninggal pada hari Jumat, 17 April 2020," bunyi pernyataan kantor tersebut. "Semoga Tuhan menerima jiwanya," lanjut pernyataan itu, seperti dikutip Al Arabiya.
Kyari, yang berusia 70-an tahun, adalah pejabat berprofil tinggi di Nigeria yang meninggal oleh virus corona baru. Penyakit itu telah menyebabkan 493 orang di Nigeria terinfeksi dengan 17 di antaranya meninggal.
Teknokrat berpengaruh itu dilaporkan menderita masalah kesehatan sebelum terpapar Covid-19. Dia dipandang sebagai salah satu tokoh dominan dalam kelompok penasihat penting di sekitar Buhari.
Menurut laporan media setempat, dia mengendalikan akses langsung ke Presiden Buhari, mantan penguasa militer berusia 77 tahun yang sekarang dalam masa jabatan keduanya sebagai pemimpin yang dipilih dalam pemilu yang demokratis.
Lihat Juga :