Batal Dimakamkan, PM Minta Jenazah Korban Penganiayaan Oknum TNI AD Diotopsi

Senin, 22 Maret 2021 - 10:28 WIB
loading...
Batal Dimakamkan, PM...
Korban saat disalatkan di kamar jenazah Rs Sultan Imanuddin pada Minggu (21/03/2021) sore kemarin. Foto SINDOnews
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Jenazah korban penganiayaan oleh oknum prajurit TNI Kipan B Yonif Raider 631/Atg Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng dipulangkan kembali dari tempat pemakaman di Tapin Bini, Kabupaten Lamandau menuju Pangkalan Bun setelah pihak polisi militer (PM) TNI AD meminta korban untuk diotopsi sebagai barang bukti di persidangan militer.

“Ini kita tidak boleh memakamkan, harus diotopsi dulu. Untuk bukti yang lebih kuat. Ini permintaan pihak polisi militer (PM) supaya segera diotopsi jenazahnya dan kembali diberangkatkan ke RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,” ujar Kakak Kandung korban, Muhadi saat dihubungi MNC Media melalui sambungan telepon, Senin 22 Maret 2021 pagi. Baca juga: Emosi Keponakannya Diperkosa, Anggota TNI di Kalteng Aniaya Pelaku Hingga Tewas

Sebelumnya pada Minggu 21 Maret 2021 sekitar pukul 19.30 WIB, jenazah MA diberangkatkan dari RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun menuju Tapin Bini, Kabupaten Lamandau. Jenazah tiba di Tapin Bini pada Senin 22 Maret 2021 sekitar pukul 01.00 WIB. “Pagi tadi mau kita makamkan di desa kelahiran adik saya. Tapi karena pihak PM melarang akhirnya tidak jadi dan sebentar lagi akan kembali diberangkatkan ke Pangkalan Bun,” ujar Muhadi.

Sebagaimana diberitakanm, seorang oknum TNI berinisial Kopda AE (33) yang bertugas di Kipan B Yonif Raider 631/Atg Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng menganiaya seorang warga hingga luka berat hingga akhirnya tewas di rumah sakit.

Penyebabnya diduga lantaran keponakan perempuan Kopda AE berinisial JN diduga diperkosa oleh pelaku MA (20), warga Jalan Kumpai Batu Atas RT 04, Kecamatan Arut Selatan (Arsel) beberapa hari lalu. Peristiwa penganiayaan terjadi pada Sabtu 20 Maret 2021 sekitar pukul 21.00 WIB di Markas Kipan B Yonif Raider 631/Atg Pangkalan Bun.

“Jadi kejadian pemukulannya kemarin, Sabtu, 20 Maret 2021. Kemudian tadi pagi dibawa ke rumah sakit, karena mungkin sudah terjadi beberapa kali pemukulan sehingga saat di RS korban meninggal dunia,” ujar Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun, Letkol Arh Drajad Tri Putro kepada awak media di kamar Jenazah RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Minggu 21 Maret 2021 sore.

Dandim menyampaikan, kronologis kejadian tersebut berawal dari keponakan Kopda AE (33), JN diduga diperkosa oleh korban MA (22). Sehingga Kopda AE (33) secara inisiatif sendiri ingin mencari keadilan dan mencari MA dikediamanya di Desa Kumpai Batu Atas. Dan terjadi penganiayaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Rekomendasi
Raja Juli Ngaku Diberi...
Raja Juli Ngaku Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Berita Terkini
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved