Mahasiswa Belum Jadi Sasaran Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua
Minggu, 21 Maret 2021 - 03:03 WIB
loading...
Rektor UGM Prof Panut Mulyono (tiga dari kiri) memberikan keterangan soal vaksin COVID-19 bagi mahasiswa di GSP UGM, Sabtu (20/3/2021). Foto/Ist
A
A
A
SLEMAN - Mahasiswa belum menjadi prioritas sasaran vaksin COVID-19 tahap kedua. Kepastian ini, setelah sasaran vaksin COVID-19 hanya untuk petugas pelayan publik dan lanjut usia (lansia).
Mahasiswa dijadwalkan baru akan diikutkan vaksin COVID-19 pada kelompok umum. Untuk vaksin baru menyasar tenaga kesehatan (nakes) serta petugas pelayan publik dan lansia, setelah itu baru kelompok rentan dan umum.
Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Agusdini Banun Saptaningsih mengatakan sesuai arah untuk vaksin COVID-19 tahap kedua bagi petugas pelayan publik dan lansia. Untuk mahasiswa akan dilaksanakan untuk tahan berikutnya.
“Setelah tenaga kesehatan, sasaran saat ini pelayan publikdan lansia, kemudian kelompok rentan dan umum. Mahasiswa ikut yang umum,” katanya di UGM, Sabtu (20/3/2021).
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Panut Mulyono mengatakan untuk vaksin COVID-19 banyak mahasiswa yang menanyakan, apakah mendapat jatah vaksin.
Ia menjawab belum. Sebab sesuai ketentuan vaksin belum menyasar mahasiswa, namun baru bagi dosen dan tenaga kependidikan.
“Selain tidak masuk sasaran tahap kedua, jumlah mahasiswa UGM juga cukup banyak, yakni mencapai 50 ribu orang dan berasal dari berbagai daerah,” paparnya.
Mahasiswa dijadwalkan baru akan diikutkan vaksin COVID-19 pada kelompok umum. Untuk vaksin baru menyasar tenaga kesehatan (nakes) serta petugas pelayan publik dan lansia, setelah itu baru kelompok rentan dan umum.
Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Agusdini Banun Saptaningsih mengatakan sesuai arah untuk vaksin COVID-19 tahap kedua bagi petugas pelayan publik dan lansia. Untuk mahasiswa akan dilaksanakan untuk tahan berikutnya.
“Setelah tenaga kesehatan, sasaran saat ini pelayan publikdan lansia, kemudian kelompok rentan dan umum. Mahasiswa ikut yang umum,” katanya di UGM, Sabtu (20/3/2021).
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Panut Mulyono mengatakan untuk vaksin COVID-19 banyak mahasiswa yang menanyakan, apakah mendapat jatah vaksin.
Ia menjawab belum. Sebab sesuai ketentuan vaksin belum menyasar mahasiswa, namun baru bagi dosen dan tenaga kependidikan.
“Selain tidak masuk sasaran tahap kedua, jumlah mahasiswa UGM juga cukup banyak, yakni mencapai 50 ribu orang dan berasal dari berbagai daerah,” paparnya.
Lihat Juga :