Gegara Rebutan Pacar, 2 Remaja Putri Dianiaya Sejumlah Temannya di Medan
Minggu, 14 Maret 2021 - 06:07 WIB
loading...
Tangkapan layar video viral perundungan dua gadis belasan tahun di Kota Medan, Sumut, Sabtu (13/3/2021). Foto/iNews/Yudha Bahar
A
A
A
MEDAN - Video viral aksi perundungan menghebohkan warga Kota Medan , Sumut. Dua remaja putri dianiaya sambil dimaki-maki sejumlah gadis belasan tahun yang diduga teman dari kedua korban.
Aksi perundungan ini diduga berawal dari rebutan pacar dan saling ejek di media sosial. Dalam rekaman video amatir yang direkam salah seorang remaja, terlihat sejumlah remaja putri beramai-ramai melakukan aksi kekerasan dan perundungan terhadap dua gadis lain yang duduk di tanah, dekat rel kereta.
Pelaku bergantian menjambak rambut, memukul, menendang dua remaja. Aksi itu mereka lakukan berulang kali dan bergantian. Tak hanya itu, mereka memakin-maki kedua korban yang hanya bisa duduk di tanah.
Informasi yang dikumpulkan, aksi perundungan ini terjadi Jumat (12/3/2021) sore lalu. Lokasinya di dekat bangunan yang telah rusak di pinggir rel kereta api di Kelurahan Belawan Satu, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.
Para ibu rumah tangga yang melihat video tersebut meminta pihak terkait segera melaporkan pelaku perundungan kepada orang tuanya.
Aksi perundungan ini diduga berawal dari rebutan pacar dan saling ejek di media sosial. Dalam rekaman video amatir yang direkam salah seorang remaja, terlihat sejumlah remaja putri beramai-ramai melakukan aksi kekerasan dan perundungan terhadap dua gadis lain yang duduk di tanah, dekat rel kereta.
Pelaku bergantian menjambak rambut, memukul, menendang dua remaja. Aksi itu mereka lakukan berulang kali dan bergantian. Tak hanya itu, mereka memakin-maki kedua korban yang hanya bisa duduk di tanah.
Informasi yang dikumpulkan, aksi perundungan ini terjadi Jumat (12/3/2021) sore lalu. Lokasinya di dekat bangunan yang telah rusak di pinggir rel kereta api di Kelurahan Belawan Satu, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.
Para ibu rumah tangga yang melihat video tersebut meminta pihak terkait segera melaporkan pelaku perundungan kepada orang tuanya.
Lihat Juga :