Melihat Aktivitas di Raja Rumi Archery, Cetak Atlet Panahan sejak Usia Dini

loading...
Melihat Aktivitas di Raja Rumi Archery, Cetak Atlet Panahan sejak Usia Dini
Bibit-bibit muda potensial tengah berlatih menjadi atlet panahan di base camp Raja Rumi Archery Bandung. Foto/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Selain menyehatkan badan dan membuat pernapasan lebih baik, olahraga panahan juga mampu melatih otak untuk selalu fokus terhadap pekerjaan yang dilakukan.

Terlebih, bagi umat muslim, memanah merupakan olahraga yang disunahkan, bahkan diwajibkan karena menjadi olahraga yang dicontohkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW.

Di Kota Bandung, terdapat salah satu provider olahraga panahan bernama Raja Rumi Archery yang merupakan anggota Pengurus Besar (PB) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bandung, Jawa Barat.

Di tempat ini, banyak bibit-bibit muda ditempa dan dilatih menjadi atlet panahan sejak usia dini.

Meski baru berdiri sejak 2020 lalu, namun Raja Rumi Archery terus berkembang ditandai dengan terus bertambahnya member yang ikut berlatih.



Abah Pundi sebagai Kepala Pelatih di Raja Rumi Archery mengungkapkan bahwa Raja Rumi Archery tidak mencari member sebanyak-banyaknya karena lebih mementingkan kualitas member yang dilatih.

"Karena setiap pelatih diwajibkan fokus terhadap murid-muridnya," ujar Abah Pundi di Bandung, Sabtu (13/3/2021).

Terbukti, lanjut Abah Pundi, meskipun terbilang sebagai provider panahan baru, Raja Rumi Archery tak bisa diremehkan menyusul keberhasilan Raja Rumi Archery memborong medali dalam event panahan di Lampung dan Bogor, baru-baru ini.

Lebih lanjut Abah Pundi mengatakan, dalam sepekan, member Raja Rumi Archery berlatih sebanyak lima kali, yakni pada hari Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu dimana Anak-anak difokuskan berlatih di hari Sabtu dan Minggu.

"Target Raja Rumi Archery terus meningkatkan scoring member dan meningkatkan scoring atlet," imbuhnya.



Mengingat pandemi COVID-19 yang belum berakhir, kata dia, Raja Rumi Archery pun menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat dimana pola scoring dibuat per kloter, sehingga tetap dapat menjaga jarak.

Selain itu, setiap member diwajibkan mencuci tangan sebelum dan sesudah berlatih, termasuk wajib mengenakan masker.

Bahkan, Raja Rumi Archery menyediakan fasilitas tempat cuci tangan dan masker bagi member yang tidak membawa masker.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top