Gandeng IAI As'adiyah, Pemkab Wajo Cetak Tokoh Agama Lewat Program Beasiswa
Kamis, 11 Maret 2021 - 18:43 WIB
loading...
Pemkab Wajo dan IAI Asadiyah jalin kerja sama dalam rangka mencetak sumber daya manusia (SDM) berbasis tokoh agama. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Pemerintah Kabupaten Wajo meneken perjanjian kerja sama dengan Institut Agama Islam (IAI) As'adiyah Sengkang, Kamis (11/3/2021). Kerja sama ini dalam rangka mencetak sumber daya manusia (SDM) berbasis tokoh agama melalui program beasiswa.
Bupati Wajo , Amran Mahmud mengatakan, membangun pemerintahan yang bersih, perlu ditinjau dari berbagai sudut pandang, baik secara budaya, agama maupun aspek keilmuan. Program satu desa satu mahasiswa merupakan salah satu upaya membangun fondasi awal dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih.
Baca juga: Vaksin Diduga Tak Tepat Sasaran, Kepala Puskesmas di Wajo Terancam Disanksi
Amran mengatakan, sebagai kabupaten dengan julukan Kota Santri, Wajo telah mencetak banyak ulama. Peningkatan SDM pada sektor pedesaan dinilai perlu sebagai modal membangun masyarakat religius. Warga desa yang terpilih mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di IAI As'adiyah , diharap kembali dan mengabdi ke desa masing-masing.
"Anak yang terpilih dan mau menempuh pendidikan di IAI As'adiyah akan diberi beasiswa berbasis tokoh agama di setiap desa. Sumber dananya dari dana desa , jadi kami harap ketika kelak sudah lulus dapat kembali ke desa sebagai pelopor kehidupan beragama di desa masing-masing," jelasnya
Bupati Wajo , Amran Mahmud mengatakan, membangun pemerintahan yang bersih, perlu ditinjau dari berbagai sudut pandang, baik secara budaya, agama maupun aspek keilmuan. Program satu desa satu mahasiswa merupakan salah satu upaya membangun fondasi awal dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang bersih.
Baca juga: Vaksin Diduga Tak Tepat Sasaran, Kepala Puskesmas di Wajo Terancam Disanksi
Amran mengatakan, sebagai kabupaten dengan julukan Kota Santri, Wajo telah mencetak banyak ulama. Peningkatan SDM pada sektor pedesaan dinilai perlu sebagai modal membangun masyarakat religius. Warga desa yang terpilih mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di IAI As'adiyah , diharap kembali dan mengabdi ke desa masing-masing.
"Anak yang terpilih dan mau menempuh pendidikan di IAI As'adiyah akan diberi beasiswa berbasis tokoh agama di setiap desa. Sumber dananya dari dana desa , jadi kami harap ketika kelak sudah lulus dapat kembali ke desa sebagai pelopor kehidupan beragama di desa masing-masing," jelasnya
Lihat Juga :