Video Viral Wali Kota Blitar Pesta Bersama Wanita Seksi Tanpa Prokes, Aktivis: Bukan Panutan
Minggu, 07 Maret 2021 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Moeldoko Kudeta Ketua Umum Partai Demokrat, Emil Dardak: Jatim Tetap Loyal Pada AHY
Dikonfirmasi secara terpisah melalui pesan WA, Wali Kota Blitar Santoso tidak membantah berlangsungnya pesta tersebut. Santoso mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah acara tasyakuran yang sudah lama ditunggu para relawan pilkada. "Itu kegiatan tasyakuran yang sudah lama ditunggu oleh relawan," kata Santoso kepada SINDOnews.com.
Santoso juga mengatakan, jumlah mereka yang hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, tidak melebihi 50 orang. Sementara kapasitas ruangan yang dipakai tasyakuran, kata dia 600 orang. "Jumlahnya tidak lebih dari 50 orang dari kapasitas ruang 600 orang," tambah Santoso menjelaskan.
Mengenai protokol kesehatan selama berlangsungnya acara, Santoso juga mengatakan, pihaknya sudah menghimbau kepada para peserta untuk melaksanakan protokol kesehatan . "Kita sudah menghimbau kepada peserta untuk protokol kesehatan. Acara kita mulai jam 8 dan jam 10 sudah selesai," terang Santoso.
Baca juga: Gempar Mobil Berlapis Emas dan Berlian di Subang, Pemiliknya Juga Bangun Musala Rp11 M
Sementara saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro masih berlangsung. Tercatat hingga 6 Maret 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Blitar (Secara akumulatif) mencapai 2.148 kasus.
Perinciannya, sebanyak 1.997 sembuh, 97 orang meninggal dunia, 20 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 31 orang diisolasi di gedung isolasi, dan 3 orang menjalani isolasi mandiri. Nyaris setiap hari, kasus positif COVID-19 di Kota Blitar mengalami pertambahan.
Dikonfirmasi secara terpisah melalui pesan WA, Wali Kota Blitar Santoso tidak membantah berlangsungnya pesta tersebut. Santoso mengatakan, kegiatan yang berlangsung adalah acara tasyakuran yang sudah lama ditunggu para relawan pilkada. "Itu kegiatan tasyakuran yang sudah lama ditunggu oleh relawan," kata Santoso kepada SINDOnews.com.
Santoso juga mengatakan, jumlah mereka yang hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut, tidak melebihi 50 orang. Sementara kapasitas ruangan yang dipakai tasyakuran, kata dia 600 orang. "Jumlahnya tidak lebih dari 50 orang dari kapasitas ruang 600 orang," tambah Santoso menjelaskan.
Mengenai protokol kesehatan selama berlangsungnya acara, Santoso juga mengatakan, pihaknya sudah menghimbau kepada para peserta untuk melaksanakan protokol kesehatan . "Kita sudah menghimbau kepada peserta untuk protokol kesehatan. Acara kita mulai jam 8 dan jam 10 sudah selesai," terang Santoso.
Baca juga: Gempar Mobil Berlapis Emas dan Berlian di Subang, Pemiliknya Juga Bangun Musala Rp11 M
Sementara saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro masih berlangsung. Tercatat hingga 6 Maret 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Blitar (Secara akumulatif) mencapai 2.148 kasus.
Perinciannya, sebanyak 1.997 sembuh, 97 orang meninggal dunia, 20 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 31 orang diisolasi di gedung isolasi, dan 3 orang menjalani isolasi mandiri. Nyaris setiap hari, kasus positif COVID-19 di Kota Blitar mengalami pertambahan.
(eyt)
Lihat Juga :