BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:32 WIB
loading...
BNPP RI menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti guna membahas arah kebijakan dan usulan percepatan pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti guna membahas arah kebijakan dan usulan percepatan pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah perbatasan dengan kebijakan nasional yang dipimpin Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman bersama Bupati Kepulauan Meranti H Asmar, Jumat (24/7/2026).
Baca juga: BNPP Konsolidasikan Kinerja Pengelolaan Perbatasan Negara
Asmar memaparkan berbagai tantangan yang masih dihadapi wilayah perbatasan sekaligus menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan kepada BNPP. Posisi strategis Kepulauan Meranti sebagai daerah terdepan Indonesia menyimpan potensi ekonomi dan geografis yang besar, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat.
“Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan kawasan yang berada di garda terdepan negara dengan potensi yang sangat besar. Namun, kami juga menghadapi tantangan nyata, mulai dari keterisolasian wilayah, keterbatasan infrastruktur dasar hingga abrasi pantai yang terus mengancam wilayah perbatasan setiap tahunnya,” ujarnya.
Dia mengusulkan enam kebutuhan strategis yang dinilai mendesak. Pertama, peningkatan aksesibilitas infrastruktur jalan di wilayah perbatasan yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebutuhan pembangunan daerah perbatasan dengan kebijakan nasional yang dipimpin Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman bersama Bupati Kepulauan Meranti H Asmar, Jumat (24/7/2026).
Baca juga: BNPP Konsolidasikan Kinerja Pengelolaan Perbatasan Negara
Asmar memaparkan berbagai tantangan yang masih dihadapi wilayah perbatasan sekaligus menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan kepada BNPP. Posisi strategis Kepulauan Meranti sebagai daerah terdepan Indonesia menyimpan potensi ekonomi dan geografis yang besar, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan yang memerlukan dukungan pemerintah pusat.
“Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan kawasan yang berada di garda terdepan negara dengan potensi yang sangat besar. Namun, kami juga menghadapi tantangan nyata, mulai dari keterisolasian wilayah, keterbatasan infrastruktur dasar hingga abrasi pantai yang terus mengancam wilayah perbatasan setiap tahunnya,” ujarnya.
Dia mengusulkan enam kebutuhan strategis yang dinilai mendesak. Pertama, peningkatan aksesibilitas infrastruktur jalan di wilayah perbatasan yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
Lihat Juga :