52 OPD Pemkot Makassar Bakal Dirombak, Lelang Jabatan Segera Dibuka

Jum'at, 05 Maret 2021 - 08:54 WIB
loading...
52 OPD Pemkot Makassar...
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto secara tegas menyampaikan akan merombak total 52 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto secara tegas menyampaikan akan merombak total 52 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar .

Tidak hanya fokus mengisi jabatan lowong, Danny juga bakal mengevaluasi kinerja pejabat definitif. Mulai dari jabatan kepala OPD hingga camat.

"Jadi bukan cuma 16 kepala OPD. Tapi semua 52 OPD akan kita rombak," tegas Danny, Kamis (4/3/2021).

Dia mengatakan secepatnya akan melapor ke Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) terkait rencana lelang jabatan eselon II.

Begitu pun dengan job fit. Jelasnya, kata Danny, dia ingin mereformasi semua tatanan pemerintahan di Kota Makassar. "Saya kira tidak cukup sebulan ini saya bisa rombak semua," ungkap dia.

Rencana mutasi pejabat sudah sejak awal digembor-gemborkan Danny. Bahkan pada rapat perdana, dia langsung mengganti 15 pelaksana tugas (Plt) kepala OPD.

Diantaranya, Dinas Kebudayaan, Dinas Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwasata, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB).

Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perikanan dan Pertanian, Dinas Pemadam Kebakaran, Sekretaris DPRD, Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), dan Camat Ujung Pandang.

Baca Juga: 12 Kepala Bagian di Lingkup Pemkot Makassar Jabat Plt

Sementara, Plt Kepala BKPSDM Kota Makassar , Andi Siswanta Attas mengatakan belum ada petunjuk lebih lanjut terkait rencana lelang jabatan eselon II.

"Belum ada informasi yang sampai ke saya kapan mau dibuka (lelang jabatan)," ucap Siswanta.

Kata dia, sejauh ini pihaknya baru diminta untuk menghentikan pelaksanaan lelang jabatan yang dibuka pada masa kepemimpinan Pj Wali Kota Makasaar Rudy Djamaluddin .

Alasannya, dinilai tidak sesuai prosedur. Seperti, tidak adanya koordinasi dengan Wali Kota Makassar terpilih. Apalagi pejabat yang lolos seleksi disebut tidak sejalan dengan visi-misi Danny-Fatma.

"Dengan dasar itu diberhentikan, tapi belum ada sampai ke saya untuk membuka kembali atau melanjutkan," ungkap dia.

Siswanta juga belum mengetahui jumlah jabatan yang akan dilelang. Namun sejauh ini ada 16 jabatan eselon II Pemkot Makassar yang lowong. Termasuk jabatan Asisten III.

Meski begitu, rencana lelang jabatan juga mesti dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Jangan sampai terjadi pembatalan lagi seperti 2019 lalu.

"Kita sudah belajar dari masa lalu. Kalau sudah ada perintah kita bermohon ke Kemendagri dan KASN melalui Pemprov Sulsel ," tutup dia.

Baca Juga: Kebijakan Pemkot Makassar Soal Stadion Mattoanging Dinilai Tergesa-gesa
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved