Jelang Groundbreaking Flyover Padalarang, Dishub KBB Uji Coba Rekayasa Lalin
Sabtu, 27 Februari 2021 - 14:36 WIB
loading...
Petugas gabungan dari Dishub KBB dan Satlantas Polres Cimahi sedang melakukan uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Padalarang sebagai antisipasi pembangunan flyover dari gerbang keluar Tol Padalarang ke Kota Baru Parahyangan, Sabtu (27/2/2021). Foto/M
A
A
A
BANDUNG BARAT - Mengantisipasi pembangunan flyover dari gerbang keluar Tol Padalarang ke Kota Baru Parahyangan yang akan dilakukan selama delapan bulan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat (KBB) bersama Polres Cimahi melakukan uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Padalarang.
Kepala Dinas Perhubungan KBB Lukmanul Hakim mengatakan, uji coba rekayasa lalu lintas telah dilakukan beberapa hari. Untuk hari ini adalah yang terakhir sebelum kemudian dilakukan evaluasi untuk mencari pola rekayasa lalu lintas mana yang nantinya akan dipergunakan.
Baca juga: Kasus Bripka CS, Kapolsek dan Kapolres Harus Dicopot dari Jabatannya
"Ini salah satu persiapan untuk mengantisipasi kemacetan pada saat pembangunan flyover Simpang-Padalarang eksit Tol Padalarang timur. Sebab pembangunan flyover sepanjang 340 meter ini memakan waktu sekitar delapan bulan, jadi harus dipastikan lalu lintas tidak terganggu," tuturnya, Sabtu (27/2/2021).
Menurutnya semua skema hasil uji coba rekayasa lalin yang dilakukan akan dievaluasi oleh pihaknya dan Satlantas Polres Cimahi. Nantinya akan dipilih skema rekayasa yang lebih efektif dan dapat meminimalisasi terjadinya kemacetan. Mengingat kawasan Padalarang adalah jalan utama yang banyak dilalui kendaraan setiap harinya.
Kepala Dinas Perhubungan KBB Lukmanul Hakim mengatakan, uji coba rekayasa lalu lintas telah dilakukan beberapa hari. Untuk hari ini adalah yang terakhir sebelum kemudian dilakukan evaluasi untuk mencari pola rekayasa lalu lintas mana yang nantinya akan dipergunakan.
Baca juga: Kasus Bripka CS, Kapolsek dan Kapolres Harus Dicopot dari Jabatannya
"Ini salah satu persiapan untuk mengantisipasi kemacetan pada saat pembangunan flyover Simpang-Padalarang eksit Tol Padalarang timur. Sebab pembangunan flyover sepanjang 340 meter ini memakan waktu sekitar delapan bulan, jadi harus dipastikan lalu lintas tidak terganggu," tuturnya, Sabtu (27/2/2021).
Menurutnya semua skema hasil uji coba rekayasa lalin yang dilakukan akan dievaluasi oleh pihaknya dan Satlantas Polres Cimahi. Nantinya akan dipilih skema rekayasa yang lebih efektif dan dapat meminimalisasi terjadinya kemacetan. Mengingat kawasan Padalarang adalah jalan utama yang banyak dilalui kendaraan setiap harinya.
Lihat Juga :