Cuaca Ekstrem, Pemkab Lombok Barat Imbau Warganya Waspada Bencana Alam

loading...
Cuaca Ekstrem, Pemkab Lombok Barat Imbau Warganya Waspada Bencana Alam
Cuaca ekstrem, dinilai oleh Pemkab Lombok Barat, sebagai pemicu kerusakan infrastruktur. Foto/iNews/Muzakir
LOMBOK BARAT - Hujan yang mengguyur wilayah Lombok Barat, dan Mataram, menjadi pemicu sejumlah bencana alam di kawasan tersebut. Salah satunya, terjadinya bencana longsor di wilayah Senggigi.

Baca juga: Ironis, LAPAN dan BMKG Numpang Satelit Jepang untuk Pantau Cuaca Indonesia

Kepala Dinas Kominfo Lombok Barat, Ahad Legiarto mengatakan, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi yang lama di wilayah Lombok Barat, telah menyebabkan terjadinya sejumlah bencana alam .





Di wilayah Lembar, masyarakat Desa Labuhan Tereng, Kecamatan Lembar, kembali dilanda banjir bandang setelah sebelumnya banjir bandang terjadi Jumat (19/2/2021) malam. Selain itu, hujan lebat juga menyebabkan terjadinya longsor di wilayah Senggigi. Kali ini longsor terjadi pada tebing di wilayah Pasific Senggigi.

Baca juga: Tipu Warga Rp500 Juta, Pria Asal Padang Pariaman Dibekuk Saat Asyik Makan di Restoran

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi di Lombok Barat. Sebab hujan dengan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi beberapa hari ke depan. "Dari data BMKG, kondisi ini akan terjadi dalam tiga hari ke depan, dan kami mohon masyarakat tetap waspada ," ujarnya.



Ahad mengatakan, bahwa Pemkab Lombok Barat, telah memberikan peringatan dini kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem tersebut. Peringatan dini itu disampaikan melalui imbauan mobil keliling, dan melalui media resmi Pemkab Lombok Barat.

Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Karawang Terlantar, Bayi dan Lansia Tidur di Emperan Toko

Hal ini dilakukan, agar masyarakat tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang terjadi. Imbauan juga diberikan kepada masyarakat yang bermukim di wilayah rawan bencana longsor , dan banjir. "Kami imbau agar masyarakat dapat waspada terhadap bahaya longsor, pohon tumbang, dan banjir akibat cuaca ekstrem ," ujarnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top