Anggaran Tunjangan Kinerja Rendah, Tenaga Kesehatan di Bima Mogok
Rabu, 03 Februari 2021 - 16:49 WIB
loading...
A
A
A
"Saya belum tahu jelas siapa yang pasang spanduk tersebut, mungkin saja itu kerjaannya staf puskesmas. Dan saya tidak pernah memerintahkan pasang spanduk, karena di Puskesmas Mpunda sendiri sedang ditutup karena ada beberapa nakes yang terpapar COVID-19," tegasnya. Baca: Michaela Elsiana Paruntu Datangi DPRD Sulut, Ini Penampakannya.
Diketahui, bahwa spanduk mogok kerja telah terpasang sejak tengah malam hingga pada Rabu (03/02/2021) pagi langsung ditertibkan oleh petugas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, Azhari membenarkan, spanduk mogok kerja terpasang di sejumlah puskesmas tersebut terkait masalah Tukin.
Menurutnya, Tukin ini berkaitan langsung dengah Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPD), sesuai regulasi baru yang sedang disosialisasikan dan wajar jika ada kurang dan lebihnya. “Ini kurang jelinya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melihat regulasi baru khususnya untuk para Nakes,” ujarnya. Baca Juga: Jalani Isolasi 14 Hari, Bupati Sleman Dinyatakan Sembuh COVID-19
Seharusnya, lanjut Azhari, mestinya para Nakes bisa bersabar, karena pihaknya sedang menunggu solusi. Dan solusi lain yang disepakati minimal mengurangi beban Nakes dengan menaikan jasa kapitasi.
Diketahui, bahwa spanduk mogok kerja telah terpasang sejak tengah malam hingga pada Rabu (03/02/2021) pagi langsung ditertibkan oleh petugas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima, Azhari membenarkan, spanduk mogok kerja terpasang di sejumlah puskesmas tersebut terkait masalah Tukin.
Menurutnya, Tukin ini berkaitan langsung dengah Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPD), sesuai regulasi baru yang sedang disosialisasikan dan wajar jika ada kurang dan lebihnya. “Ini kurang jelinya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melihat regulasi baru khususnya untuk para Nakes,” ujarnya. Baca Juga: Jalani Isolasi 14 Hari, Bupati Sleman Dinyatakan Sembuh COVID-19
Seharusnya, lanjut Azhari, mestinya para Nakes bisa bersabar, karena pihaknya sedang menunggu solusi. Dan solusi lain yang disepakati minimal mengurangi beban Nakes dengan menaikan jasa kapitasi.
(nag)
Lihat Juga :