Warga Pontianak Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah di Depan Tangga

loading...
Warga Pontianak Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah di Depan Tangga
Polisi ber-APD lengkap saat mengevakuasi korban yang ditemukan tewas dalam ruko miliknya, Selasa (2/2/2021). Foto: iNews/Uun Yuniar
PONTIANAK - Warga Jalan Hijaz, Kecamatan Pontianak Selatan digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki bersimbah darah di depan tangga dalam rumah toko (ruko) miliknya, dengan posisi telentang, Selasa (2/2/2021).

Kondisi mayat juga cukup mengenaskan karena terdapat luka robek di bagian kepalanya hingga banyak mengeluarkan darah. Diduga sebelum kejadian, korban hendak naik ke lantai 2 namun tidak sempat.

Baca juga: Hendak Jalan Kaki ke Malaysia, 6 Warga Lombok Ditangkap TNI di Perbatasan

Mendapat laporan itu, polisi langsung terjun ke lokasi langsung memasang garis polisi dan mengamankan lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).



Saat olah tkp, polisi menyebutkan, tubuh pria bernama Ali yang berusia (70) ini ditemukan di tangga dalam posisi terlentang dan terdapat luka di bagian kepala, bahkan darah dari kepala korban juga bersimbah di lantai rumah.

Menurut saksi mata, mereka mengaku heran biasanya Ali sering keluar rumah untuk membeli makanan. namun dalam dua hari terakhir, ali tidak tampak keluar rumah sehingga warga pun curiga dan langsung membuka paksa pintu ruko berlantai tiga.

Baca juga: Probolinggo Gempar, Seorang Wanita Terekam CCTV Saat dengan Santai Mencuri Pakaian



“Warga menemukan ali sudah tak bernyawa di bawah tangga menuju lantai dua rumahnya,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, AKP Rulli Robinson Polii.

Berdasarkan keterangan polisi, Ali tinggal di rumah seorang diri dan belum ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, namun masih menunggu hasil visum identifikasi tim inafis Polresta Pontianak Kota. “Polisi menduga ali meninggal sudah dalam dua hari berdasarkan hasil visum luar,” ungkapnya.

Baca juga Carok di Balai Desa Banangkah Bangkalan, 1 Orang Terkapar Disabet Celurit

Dengan protokol kesehatan jasad pelaku langsung dibawa ke yayasan pemakaman untuk langsung dikebumikan, hal ini lantaran pihak keluarga enggan dilakukan proses otopsi Sementara polisi masih mencari penyebab pasti peristiwa ini, apakah meningal karena penganiayaan atau tewas karena kecelakaan.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top