Demi Biaya Adik Sekolah, Pemuda di Subang Nekat Curi Motor di 50 Lokasi
Senin, 01 Februari 2021 - 14:06 WIB
loading...
Barang bukti empat unit sepeda motor berhasil disita dari pelaku curanmor yang tertangkap di Subang. Foto: Istimewa
A
A
A
PURWAKARTA - Seorang pemuda di Kabupaten Subang, Jawa Barat, nekat menjadi pelaku pencurian kendaraan bermotor ( curanmor ) lantaran harus membiayai adik-adiknya sekolah. Pemuda ini memilih menjadi pelaku curanmor karena dinilainya mudah mendatangkan uang.
Namun sepak terjang tersangka harus berakhir ketika anggota Resmob Polres Purwakarta meringkusnya di Kampung Kelapa Kembar RT 010/003 Desa/Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Penangkapan terhadap S ini pun setelah polisi memburunya selama setahun atau usai aksi curanmor tersangka di pelataran salah satu minimarket di Kelurahan Nagri Kaler Purwakarta, pada 19 Februari 2020 lalu.
Saat menjalani pemeriksaan dia mengaku nekat mencuri sepeda motor akibat desakan kebutuhan ekonomi keluarga. Hal itu dilakukannya karena kedua orang tuanya sudah renta dan tidak bisa lagi menghidupi kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Dendam, Motif 4 Pria di Bandung Habisi Nyawa Preman Kampung
"Orang tua saya kan sudah tua dan dua adik saya juga butuh biaya sekolah. Makanya saya menjadi tulang punggung mereka pak," kata S kepada beberapa wartawan yang menanyainya, Senin (1/2/2021).
Namun sepak terjang tersangka harus berakhir ketika anggota Resmob Polres Purwakarta meringkusnya di Kampung Kelapa Kembar RT 010/003 Desa/Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Penangkapan terhadap S ini pun setelah polisi memburunya selama setahun atau usai aksi curanmor tersangka di pelataran salah satu minimarket di Kelurahan Nagri Kaler Purwakarta, pada 19 Februari 2020 lalu.
Saat menjalani pemeriksaan dia mengaku nekat mencuri sepeda motor akibat desakan kebutuhan ekonomi keluarga. Hal itu dilakukannya karena kedua orang tuanya sudah renta dan tidak bisa lagi menghidupi kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Dendam, Motif 4 Pria di Bandung Habisi Nyawa Preman Kampung
"Orang tua saya kan sudah tua dan dua adik saya juga butuh biaya sekolah. Makanya saya menjadi tulang punggung mereka pak," kata S kepada beberapa wartawan yang menanyainya, Senin (1/2/2021).
Lihat Juga :