Satu Rumah di Atas Sungai Terpaksa Dibongkar Diduga Pemicu Banjir di Bener Meriah
Kamis, 28 Januari 2021 - 20:45 WIB
loading...
Tim penanggulangan bencana terpaksa membongkar salah satu rumah yang dibangun di atas sungai karena diduga pemicu luapan sungai hingga ke pemukiman warga. Foto: iNews/Yusradi
A
A
A
REDELONG - Satu rumah yang berdiri di atas Sungai Lampahan terpaksa dibongkar karena menyumbat jalur air hingga memicu luapan air sungai hingga ke pemukiman warga. Selain itu juga terjadinya pendangkalan sungai.
Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah mengerahkan satu unit alat berat untuk mengeruk sungai yang mengalami pendangkalan di Kampung Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, pascabanjir akibat luapan air Sungai Lampahan.
Baca juga: Bener Meriah Dihantam Puting Beliung dan Banjir, Sejumlah Bangunan Rusak
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Anwar Sahdi mengatakan luapan sungai tersebut terjadi karena mengalami pendangkalan, serta adanya penyumbatan jalur air di salah satu rumah warga yang dibangun di atas sungai.
Pondasi bangunan yang memakan dua sisi dinding sungai tersebut menahan material bebatuan yang dibawa air dan menumpuk tepat di bawah bangunan tersebut, sehingga aliran air sungai yang deras karena intensitas hujan yang sangat tinggi meluap ke pemukiman warga.
Baca juga: Longsor Terjang Bener Meriah Aceh, 2 Rumah Warga Hancur Tertimbun Tanah
“Untuk rumah warga yang berdiri di atas aliran sungai sudah kita ratakan, berdasarkan keputusan dari masyarakat setempat agar sungai normal kembali,” ujar Anwar.
Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah mengerahkan satu unit alat berat untuk mengeruk sungai yang mengalami pendangkalan di Kampung Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, pascabanjir akibat luapan air Sungai Lampahan.
Baca juga: Bener Meriah Dihantam Puting Beliung dan Banjir, Sejumlah Bangunan Rusak
Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bener Meriah, Safriadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Anwar Sahdi mengatakan luapan sungai tersebut terjadi karena mengalami pendangkalan, serta adanya penyumbatan jalur air di salah satu rumah warga yang dibangun di atas sungai.
Pondasi bangunan yang memakan dua sisi dinding sungai tersebut menahan material bebatuan yang dibawa air dan menumpuk tepat di bawah bangunan tersebut, sehingga aliran air sungai yang deras karena intensitas hujan yang sangat tinggi meluap ke pemukiman warga.
Baca juga: Longsor Terjang Bener Meriah Aceh, 2 Rumah Warga Hancur Tertimbun Tanah
“Untuk rumah warga yang berdiri di atas aliran sungai sudah kita ratakan, berdasarkan keputusan dari masyarakat setempat agar sungai normal kembali,” ujar Anwar.
Lihat Juga :