Algazali Tebas Tangan Ibu dan Anak, Tak Berkutik Saat Dibekuk Polisi

loading...
Algazali Tebas Tangan Ibu dan Anak, Tak Berkutik Saat Dibekuk Polisi
Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan, berhasil membekuk begal sadis yang melukai seorang ibu rumah tangga bersama anaknya. Foto/iNews TV/Yoel Yusvin
MAKASSAR - Aksi begal sadis yang menggemparkan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa hari lalu, berhasil diungkap Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk parang yang digunakan pelaku menebas tangan korban.

Baca juga: Sabet Kepala Zidan Pakai Celurit, 5 Begal ABG Diringkus

Pembegalan yang terjadi di Jalan Meranti, Kecamatan Penakkukang, Kota Makassar, tersebut, sempat terekam CCTV. Korbannya seorang ibu rumah tangga yang sedang bersama anaknya. Dalam rekaman CCTV, terlihat pelaku dengan sadis menebas tangan korbannya.

Dalam rekaman tersebut, juga terlihat dua pelaku membuntuti korban saat berboncengan bersama anaknya dari tempatnya bekerja. Pelaku langsung membegal korban saat hendak membuka pagar rumahnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian tangan lantaran mempertahankan tas miliknya yang akan dirampas oleh pelaku.





Berdasarkan rekaman CCTV serta keterangan korban, Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan , akhirnya membekuk satu dari dua pelaku di lokasi persembunyiannya di Jalan Maccini Tengah Kecamatan Makassar, setelah sempat buron selama dua pekan.

Baca juga: Dini Hari Merapi 22 Kali Luncurkan Lava Pijar, BPPTKG: Semua Harus Waspada



Pelaku yang teridenfikasi bernama, Algazali Alias Alga (19) merupakan ekesekutor saat aksi begal terjadi. Ia mengakui membuntuti dan langsung menebas korban yang hendak membuka pagar rumahnya. Baca juga: Bangkalan Gempar, Seorang Wanita Melahirkan 4 Bayi Kembar, Semuanya Meninggal

Setelah menyita barang bukti, polisi langsung membawa pelaku tersebut ke Posko Resmob Polda Sulawesi Selatan , untuk selanjutnya diserahkan ke Polsek Panakkukang Kota Makassar. Sementara rekan pelaku yang sudah dikantongi identitasnya, kini dalam pengejaran aparat kepolisian.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top