Program Hamil, Sejumlah Tenaga Kesehatan Tolak Vaksinasi COVID-19
Kamis, 21 Januari 2021 - 07:52 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
SEMARANG - Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Tengah enggan disuntik vaksin COVID-19 tahap pertama, dengan berbagai alasan. Di antaranya menolak vaksinasi karena tengah mengikuti program kehamilan.
“Saya sampaikan dari jumlah sasaran 33.348 sampai siang ini, yang sudah divaksin ada 6.884 atau 20,6%, KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) kumulatif ada 25 dan itu semuanya reaksi ringan. Lalu juga yang tidak hadir ada 285, dan yang ditunda ada 428 (nakes),” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Rabu (20/1/2021).
Dia menjelaskan, dari seluruh tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi terdapat 5% yang tidak hadir dengan mengungkapkan alasannya.
Untuk itu, Dinas Kesehatan akan meminta pendapat pakar tentang vaksinasi COVID-19 bagi yang sedang menjalani program kehamilan. “Jadi yang tidak hadir itu sekitar 5% dan alasannya macam-macam," tuturnya.
Baca juga: Tahap Pertama, Salatiga Dapat Jatah Vaksin Sinovac 2.500 Dosis
“Saya sampaikan dari jumlah sasaran 33.348 sampai siang ini, yang sudah divaksin ada 6.884 atau 20,6%, KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) kumulatif ada 25 dan itu semuanya reaksi ringan. Lalu juga yang tidak hadir ada 285, dan yang ditunda ada 428 (nakes),” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Rabu (20/1/2021).
Dia menjelaskan, dari seluruh tenaga kesehatan yang menjalani vaksinasi terdapat 5% yang tidak hadir dengan mengungkapkan alasannya.
Untuk itu, Dinas Kesehatan akan meminta pendapat pakar tentang vaksinasi COVID-19 bagi yang sedang menjalani program kehamilan. “Jadi yang tidak hadir itu sekitar 5% dan alasannya macam-macam," tuturnya.
Baca juga: Tahap Pertama, Salatiga Dapat Jatah Vaksin Sinovac 2.500 Dosis
Lihat Juga :