JMK Oxfam Data Kebutuhan Kelompok Rentan Korban Gempa di Sulbar
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:24 WIB
loading...
Jejaring Mitra Kemanusiaan (JKM) Oxfam mendata kebutuhan pengungsi korban gempa bumi di Maneje dan Mamuju di Provinsi Sulbar. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Bencana gempa bumi di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) menarik simpatik semua pihak. Termasuk Jejaring Mitra Kemanusiaan (JKM) Oxfam.
Melalui mitra lokal di Sulawesi Selatan yakni PKBI Sulsel dan LBH APIK Makassar, serta mitra di Sulawesi Tengah yaitu PKBI Sulteng dan LBH APIK Sulteng, JKM Oxfam turun langsung melakukan kaji cepat dan pendataan terhadap kelompok rentan yang terdampak bencana.
Sedikitnya 20 orang tim relawan yang berasal dari Palu Sulawesi Tengah dan Makassar Sulawesi Selatan telah diturunkan. Mereka turun melakukan pendataan untuk memetakan kebutuhan korban utamanya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, anak, lansia (lanjut usia), disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Baca Juga: Tinjau Penanganan Gempa, Jokowi Bertolak ke Sulbar
"Respons awal ini untuk melihat kebutuhan masyarakat penyintas utamanya kebutuhan kelompok rentan terkait akses air bersih, sanitasi, hingga dampak ekonomi mata pencaharian. Data ini dibutuhkan untuk menyusun rencana respons agar memastikan kegiatan nantinya tepat sasaran," ujar Ketua PKBI Sulsel, Andi Iskandar Harun.
Lebih jauh, Andi Iskandar menyampaikan dalam rapid assessment, tim juga berupaya tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 dengan melakukan pembagian masker kepada pengungsi yang tidak menggunakan masker.
"Tim yang kami turunkan juga dipastikan sehat dan tidak terkontaminasi dengan virus dengan melakukan rapid antigen serta menerapkan protokol kesehatan," tambah dia.
Melalui mitra lokal di Sulawesi Selatan yakni PKBI Sulsel dan LBH APIK Makassar, serta mitra di Sulawesi Tengah yaitu PKBI Sulteng dan LBH APIK Sulteng, JKM Oxfam turun langsung melakukan kaji cepat dan pendataan terhadap kelompok rentan yang terdampak bencana.
Sedikitnya 20 orang tim relawan yang berasal dari Palu Sulawesi Tengah dan Makassar Sulawesi Selatan telah diturunkan. Mereka turun melakukan pendataan untuk memetakan kebutuhan korban utamanya kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, anak, lansia (lanjut usia), disabilitas, dan kelompok rentan lainnya.
Baca Juga: Tinjau Penanganan Gempa, Jokowi Bertolak ke Sulbar
"Respons awal ini untuk melihat kebutuhan masyarakat penyintas utamanya kebutuhan kelompok rentan terkait akses air bersih, sanitasi, hingga dampak ekonomi mata pencaharian. Data ini dibutuhkan untuk menyusun rencana respons agar memastikan kegiatan nantinya tepat sasaran," ujar Ketua PKBI Sulsel, Andi Iskandar Harun.
Lebih jauh, Andi Iskandar menyampaikan dalam rapid assessment, tim juga berupaya tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 dengan melakukan pembagian masker kepada pengungsi yang tidak menggunakan masker.
"Tim yang kami turunkan juga dipastikan sehat dan tidak terkontaminasi dengan virus dengan melakukan rapid antigen serta menerapkan protokol kesehatan," tambah dia.
Lihat Juga :