Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Pandemi COVID-19, Pakar Imunologi: Pemakaian Masker Setidaknya 4 Tahun Lagi

loading...
Pandemi COVID-19, Pakar Imunologi: Pemakaian Masker Setidaknya 4 Tahun Lagi
Pemakaian masker harus terus dilakukan untuk menjaga dan memutus penularan COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Keinginan masyarakat untuk melepas masker pada 2021 sepertinya akan pupus. Sebab, tradisi dan kebiasaan baru memakai masker setidaknya akan berlaku sampai empat tahun ke depan.

Baca juga: Setelah Lima Bulan Berjuang, Dokter di Saudi Akhirnya Sembuh dari Covid-19

Pakar Imunologi Universitas Airlangga, Agung Dwi Wahyu Widodo menuturkan, masker baru dapat dilepas setelah pandemi berakhir. Berkaca dari musibah pandemi pada tahun 1918 silam, setidaknya butuh waktu sekitar empat tahun hingga pandemi benar-benar berakhir.

"Jadi kita wajib menggunakan masker selama empat tahunan itu. Dan bisa lebih panjang lagi kalau masyarakat tidak patuh aturan," kata Agung, Senin (18/1/2021).





Ia melanjutkan, masyarakat juga tidak boleh lengah ketika merasa sudah divaksinasi kemudian tidak memakai masker lagi. Apalagi setelah pemberian vaksin pertama, tubuh tidak langsung kebal. Setidaknya perlu waktu seminggu untuk menghasilkan antibodi.

Baca juga: Pegawainya Banyak yang Positif COVID-19, Mulai Hari Ini PN Surabaya Ditutup

Antibodi yang dihasilkan itu pun, lanjutnya, masih cukup rendah kadarnya. Bahkan pada beberapa kasus, misalnya Hepatitis B, antibodi tidak terbentuk setelah vaksinasi . Sehingga infeksi sangat mungkin terjadi meski telah menerima vaksin.

"Setelah pemberian vaksin pertama, antibodi masih belum terbentuk. Sambil menunggu antibodi meningkat dengan baik, kita tetap harus memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan lainnya," jelas dosen Fakultas Kedokteran Unair itu.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top