Riau Dukung Pengembangan Pertanian Produktif di Rumbai Barat
Jum'at, 15 Januari 2021 - 04:58 WIB
loading...
Panen jagung hibrida seluas 5 hektare milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) di Rumbai Barat, Pekanbaru, Riau. Foto/Ist
A
A
A
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung pertanian produktif di tengah masa pandemi COVID-19. Seperti panen jagung hibrida seluas 5 hektare milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) di Rumbai Barat, Pekanbaru, Riau, Kamis (14/1/2021).
“Ini sangat baik. Pemerintah Provinsi sangat mendukung. Masyarakat di sini dapat lebih produktif,” kata Asisten I Pemprov Riau, Jenri Salmon Ginting kepada awak media.
Baca juga: Laka Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Tewas di Tempat
Pemprov Riau pun menginginkan standar dan mutu jagung Hibrida ini semakin ditingkatkan. Terutama, terkait dengan siklus panen yang lebih banyak dalam kurun waktu satu tahun. “Kalau boleh, setahun bisa 3 kali panen lah,” ungkapnya.
Baca : Bermain Ikan Cupang 2 Balita Kakak Beradik Tercebur dalam Septic Tank, 1 Tewas
Jenri pun menegaskan Pemprov Riau akan terus berkomitmen memberikan dukungan kepada Koperasi RTBS. Sebab, dengan aktivitas penanaman jagung ini produktivitas dan nilai tambah ekonomi masyarakat setempat akan semakin meningkat. “Dengan adanya produksi jagung ini, pendapatan ekonomi masyarakat kota Pekanbaru pasti akan semakin naik dan meningkat,” tuturnya.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengungkapkan, penanaman jagung hibrida ini menjadi salah satu opsi penciptaan lapangan pekerjaan dan pembangunan ekonomi di Pekanbaru. Apalagi di tengah pandemi COVID-19, aktivitas produksi jagung ini bisa menjadi solusi pengembangan ekonomi di sektor pertanian.
“Kita harapkan ke depan perusahaan daerah dengan koperasi dan kelompok tani bisa bersinergi. Karena peluang bisnis jagung untuk industri pakan ternak ini masih besar. Apalagi lahan yang potensial dikelola di Pekanbaru juga masih sangat luas,” ungkapnya.
“Ini sangat baik. Pemerintah Provinsi sangat mendukung. Masyarakat di sini dapat lebih produktif,” kata Asisten I Pemprov Riau, Jenri Salmon Ginting kepada awak media.
Baca juga: Laka Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Tewas di Tempat
Pemprov Riau pun menginginkan standar dan mutu jagung Hibrida ini semakin ditingkatkan. Terutama, terkait dengan siklus panen yang lebih banyak dalam kurun waktu satu tahun. “Kalau boleh, setahun bisa 3 kali panen lah,” ungkapnya.
Baca : Bermain Ikan Cupang 2 Balita Kakak Beradik Tercebur dalam Septic Tank, 1 Tewas
Jenri pun menegaskan Pemprov Riau akan terus berkomitmen memberikan dukungan kepada Koperasi RTBS. Sebab, dengan aktivitas penanaman jagung ini produktivitas dan nilai tambah ekonomi masyarakat setempat akan semakin meningkat. “Dengan adanya produksi jagung ini, pendapatan ekonomi masyarakat kota Pekanbaru pasti akan semakin naik dan meningkat,” tuturnya.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus mengungkapkan, penanaman jagung hibrida ini menjadi salah satu opsi penciptaan lapangan pekerjaan dan pembangunan ekonomi di Pekanbaru. Apalagi di tengah pandemi COVID-19, aktivitas produksi jagung ini bisa menjadi solusi pengembangan ekonomi di sektor pertanian.
“Kita harapkan ke depan perusahaan daerah dengan koperasi dan kelompok tani bisa bersinergi. Karena peluang bisnis jagung untuk industri pakan ternak ini masih besar. Apalagi lahan yang potensial dikelola di Pekanbaru juga masih sangat luas,” ungkapnya.
Lihat Juga :