PPKM Jawa-Bali, Pemesanan Jet Pribadi Kian Meningkat

Minggu, 10 Januari 2021 - 15:02 WIB
loading...
PPKM Jawa-Bali, Pemesanan...
Sejumlah kru pesawat jet pribadi dan penumpangnya saat akan take off. Di masa pandemi ini pemesanan jet pribadi kian meningkat. Foto: SINDOnews/Miftahul Chusna
A A A
DENPASAR - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali diterapkan 11-25 Januari 2021. Selama periode itu, pemesanan jet pribadi meningkat.

“Untuk Januari, sampai sekarang sudah ada 6-8 pemesanan," kata Director PT Indojet Sarana Aviasi Stefanus Gandi di Denpasar, Bali, Minggu (10/1/2021). (Baca Juga: Cegah Penularan COVID-19, Gubernur Bali Perluas Pembatasan Kegiatan Masyarakat)

Dia menjelaskan, klien yang memesan kebanyakan adalah kelompok family trip dari Jakarta. Untuk tujuan favorit kebanyakan adalah Bali dan Labuan Bajo. Untuk tujuan Bali, tarifnya mulai dari Rp250-590 juta. Sedangkan untuk tujuan Labuan Bajo, kisarannya mulai Rp480-800 juta. Tergantung jenis pesawat dan jumlah kursinya.

Selama pandemi, kata Stefanus, bisnis penerbangan jet pribadi trennya justru meningkat. Berbeda dengan penerbangan komersial yang cenderung turun. Pada musim pandemi, dalam satu bulan rata-rata ada 4-6 kali charter jet pribadi, baik untuk family trip maupun bisnis. (Baca Juga: Pramugari Mia Tresetyani Sempat Telpon Ibunya Sebelum Sriwijaya Air Jatuh)

Sebelum pandemi, dalam sebulan maksimal hanya tiga charter. Menurut dia, tren meningkatnya pemesanan jet pribadi disebabkan makin berkurangnya operasional penerbangan komersial selama pandemi. Akibatnya, koneksi antarrute penerbangan juga berkurang. (Baca Juga: Sebelum Terbang, Rion Penumpang Pesawat Sriwijaya Sempat Kontak dengan Istri di Lubuklinggau)

Selain itu, keselamatan dan kenyamanan menjadi alasan, terutama dari ancaman COVID-19. “Mereka ingin berlibur nyaman tanpa perlu khawatir dengan virus ini selama perjalanan," ujar Stefanus.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 50 Ribu Penumpang,...
Rayakan 50 Ribu Penumpang, FlyJaya Buka Rute Morowali dan Tambah 3 Armada ATR 72
Pesawat Smart Air Ditembaki...
Pesawat Smart Air Ditembaki di Papua, 13 Penumpang termasuk 1 Balita Selamat
Kronologi Penembakan...
Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua yang Tewaskan 2 Pilot
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Smart Air Ditembak di Bandara Koroway Batu Papua, 2 Pilot Dikabarkan Tewas
Soal Korban Pesawat...
Soal Korban Pesawat ATR Jatuh di Sulsel, Kepala Basarnas Berharap Ada Mukjizat
Pesawat ATR Jatuh di...
Pesawat ATR Jatuh di Sulsel Pernah Ikut Bantu Cari Korban Kapal Terbakar
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Rekomendasi
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Infografis
Perkiraan Biaya Sewa...
Perkiraan Biaya Sewa Jet Pribadi untuk Traveling ke AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved