Properti Bisa Kolaps Jika Pembayaran Utang Tak Ditunda

Kamis, 14 Mei 2020 - 23:41 WIB
loading...
Properti Bisa Kolaps...
Foto/OkeZone
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP REI Totok Lusida meminta pemerintah untuk memberi instruksi kepada perbankan, supaya pengembang dapat menunda pembayaran utang dan bunganya. Permintaan dilakukan karena mereka mengalami kesulitan akibat Corona.

"Kami minta penundaan bayar pokok dan bunga, agar cashflow-nya bisa digunakan untuk bayar karyawan. Kalau digantung lama oleh perbankan karena pemerintah kelamaan memberikan instruksi, kami tidak tahu bisa bertahan berapa lama (tidak PHK)," ujar Totok dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (14/5/2020). ( Baca:Perusahaan yang Mencicil atau Menunda THR Akan Digugat )

Selain itu, dia juga meminta perbankan melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih tegas dalam memberikan relaksasi, agar utang-utang yang ada saat ini bisa ditunda pembayarannya dan sementara dialihkan untuk membayar upah para pegawai.

"Supaya utang-utang kami ini bisa ditunda sehingga masyarakat dan tenaga kerja tidak ikut terkena kolaps seperti sekarang. Kami siap mendukung semua program pemerintah tapi kami minta dukungan kepastian hukum," ucapnya.

Totok melanjutkan pengajuan restrukturisasi terhadap hunian sederhana dan menengah atas akan saling berkaitan. Sebab, begitu salah satu sepi yang lain ikut sepi karena semua pembeli rumah berpikir untuk investasi, sehingga diperlukan adanya kepastian.

"Tapi ini bukan MBR saja yang harus dibantu, kalau developer tidak dibantu ini juga ada korelasi, efeknya akan ke 175 bidang usaha lain. Jadi bukan kami menuntut sesuatu yang tidak rasional. Kami menuntut supaya ekonomi eksis. Jadi, supaya kami ini tetap eksis dan mau berjuang untuk ekonomi Indonesia," pungkasnya.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Digitalisasi Parkir...
Digitalisasi Parkir Disorot, Pelaku Industri Bahas Adaptasi Layanan bagi Generasi Z
Developer Lokal di Pulau...
Developer Lokal di Pulau Dewata Siap Hadapi Investor Asing
Wajib Tahu! Kenali BPHTB...
Wajib Tahu! Kenali BPHTB saat Jual Beli Properti di Jakarta
Rampung Akhir 2025,...
Rampung Akhir 2025, Hunian Anyar di Cikarang Ini Jadi Incaran Milenial
4 Terduga Pelaku Investasi...
4 Terduga Pelaku Investasi Bodong Rp5 Miliar di Sukabumi Ditangkap Polisi, 2 Masih Buron
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Rekomendasi
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved