Terimbas Longsor, Pengunjung ke Curug Pelangi Cisarua Sepi

Sabtu, 02 Januari 2021 - 20:03 WIB
loading...
Terimbas Longsor, Pengunjung...
Kunjungan ke objek wisata Curug Pelangi yang di bawah pengelolaan Perhutani KPH Bandung Utara, di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami penurunan yang signifikan. SINDOnews/Adi
A A A
BANDUNG BARAT - Kunjungan ke objek wisata Curug Pelangi yang di bawah pengelolaan Perhutani KPH Bandung Utara, di Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami penurunan yang signifikan.

Penyebabnya bukan hanya pandemi COVID-19 saja, tapi juga karena longsornya tebing di bahu Jalan Kolonel Masturi yang berimbas kepada terancamnya jalan masuk bagi wisatawan ke Curug Pelangi. "Wisatawan gak banyak yang datang, selain karena pandemi COVID-19, juga disebabkan adanya longsor yang kini sedang ditangani," kata pengelola tiket Curug Cimahi, Yopi Nugraha, Sabtu (2/1/2021).

Menurutnya, selama kondisi tersebut wisatawan yang datang ke Curug Cimahi tidak bisa mendekati kawasan curug. Mereka hanya diperbolehkan sampai deck 2 dan menikmati pemandangan dari kejauhan. Itu dikarenakan akses jalan terancam tebing yang longsor sehingga bisa membahayakan wisatawan.

Akibatnya banyak wisatawan yang mengurungkan niatnya untuk berkunjung. Tapi mereka diberikan altetnatif untuk berkunjung ke Curug Layung yang jaraknya tidak terlalu jauh. Sehingga kedatangan mereka tidak sia-sia dan bisa terobati untuk bermain air di Curug Layung. (Baca: 9 Kepala Daerah di Jawa Timur Terinfeksi COVID-19, 4 Meninggal Dunia).

"Kita kasih penjelasan di pintu tiket masuk bahwa kondisinya seperti ini. Kadang ada yang mau sampi deck 2, tapi ada juga yang mundur. Paling kita tawarkan solusi alternatif berkunjung ke Curug Layung," ujarnya.

Yopi menyebutkan, kunjungan wisatawan dalam keadaan seperti ini di hari-hari biasa paling hanya belasan orang. Sementara di akhir pekan bisa puluhan, seperti pada saat libur lalu ada 62 orang. Padahal bisanya dalam kondisi normal pengunjung bisa ratusan, mereka kebanyakan dari Jabodetabek. (Baca: Dinyatakan
Positif COVID-19, Gubernur Jatim: Jangan Sepelekan Virus Ini).

"Ya kalau Jakarta PSBB otomatis ke sini juga sepi, apalagi sekarang di perbatasan wilayah ada pengecekan rapid test antigen, jadi wisatawan semakin berkurang," ucapnya yang berharap di 2021 COVID-19 bisa tertangani dan pariwisata segera pulih seperti sedia kala.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Diminta Gubernur Berbenah,...
Diminta Gubernur Berbenah, Ancol Siap Jadi Destinasi Berbasis Experience
Pembangunan Objek Wisata...
Pembangunan Objek Wisata Toba Caldera Resort Tunjukkan Kemajuan
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved