Membangun Lumbung, Menolak Limbung di Tengah Pandemi

Kamis, 31 Desember 2020 - 16:47 WIB
loading...
A A A
Rizki juga memahami betul bagaimana cara menjaga stabilitas produksi dan penjualan yang stabil. Marketing digital dikembangkan serta pasokan produk yang tak pernah putus akan menentukan hasil akhir.

(Baca juga: Muladi Wafat, UNDIP Dibalut Duka Kehilangan Sosok Guru Besar Pakar Hukum )

Pemberdayaan pun dilakukan untuk agen penjualan. Optimalisasi koperasi pondok pesantren menjadi simpul yang dipakai dalam menata penjualan. Klaster penjualan dibagi menjadi empat bidang mulai dari produk peternakan, pertanian, perikanan , dan lingkungan.

Pasokan daging bebek, sapi, kambing, lele serta beragam sayur dan tanaman selalu disediakan. Penjualannya pun tetap menjaga sisi segar dan sehat. Perjalanan tomat, cabai, wortel, terong dan lele masih segar ketika diterima oleh warga.

Di tengah pandemi, para santri masih bisa bernafas lega dengan keberhasilan mereka menjadi petani milenial. Mereka tak lagi bergantung dari kiriman uang dari orang tua di kampung halaman. Sedikit meringankan beban orang tua santri di masa-masa sulit saat pandemi.

(Baca juga: 2 Mobil Adu Banteng di Jalur Palopo-Makassar, 2 Korban Tewas Seketika )

Para santri yang tergabung dalam KSTM bermufakat untuk membagi hasil dari penjualan. Mereka yang mengelola lahan dapat 35 persen, bagian pondok pesantren 25 persen. Pembagian lainnya diberikan pada pemodal yang mendapatkan 30 persen. Sisanya sebanyak 10 persen diberikan untuk infak dan shodaqoh.

Ketua KSTM Ponpes Fathul Ulum Hairul Ashab menuturkan, sejak dini melalui KSTM para santri diberikan bekal untuk mandiri. Melalui kemandirian itu, maka kemampuan para santri melengkapi bidang keagamaan yang diserap. " Bertani maupun beternak bisa menjadi peluang bagi para santri untuk berkembang, jadi bekal hidupnya kelak tentunya," jelasnya.

Kera keras tak akan menghianati hasil, Rizki meyakini itu bersama ratusan santri milenial yang kini menembus batas kebiasaan. Keberhasilan pertanian terpadu serta terintegrasi tak hanya dikembangkan di Ponpes Fathul Ulum, langkahnya bersama santri milenial itu sudah menjadi role model di berbagai tempat lainnya di Kabupaten Jombang.

(Baca juga: 6 WNI yang Jadi ABK di Kapal Ikan RRT Dijemput Kemenlu di Perairan Batam )

Tercatat, setidaknya ada 40 KSTM yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jombang. Replikasi KSTM tak hanya berada di pondok pesantren, tetapi juga dikembangkan sayapnya ke sektor alumni pondok pesantren yang tersebar di berbagai kampung halaman mereka.

Tak tanggung-tanggung, ada sekitar 800 santri dan alumni pondok pesantren yang tergabung dan berdaya melalui program ini. Mereka kini menjadi mercusuar baru perekonomian serta membangun lumbung ekonomi di tengah pandemi.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menuturkan, santri preneur akan menopang perekonomian di Jatim. Dengan pengembangan sejak dini, mereka bisa mencetak seribu produk unggulan pesantren.

(Baca juga: Tak Peduli Dialiri Listrik Tegangan Tinggi, Sindikat Maling Ini Nekat Sikat Kabel PLN )

Sejak dini, katanya, para santri sudah memperoleh skill yang bisa menjadi bekal mereka untuk berkreasi. Pihaknya juga akan fokus pada pemberdayaan alumni pesantren yang tersebar di berbagai daerah. Nantinya, para alumni pondok pesantren ini akan disinergikan dengan masyarakat. "Caranya melalui inovasi sosial berbasis digital teknologi yang menggunakan inovasi secara masif," jelasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
Pembudidaya Ikan Bioflok...
Pembudidaya Ikan Bioflok Karawang Sukses Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Bupati Hasbi Tegaskan...
Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Food Estate Wanam Papua Selatan Tak Terkait Film Pesta Babi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved