Geger Cabai Rawit Diberi Pewarna Merah Beredar di Purwokerto

Selasa, 29 Desember 2020 - 17:14 WIB
loading...
Geger Cabai Rawit Diberi...
Pasar tradisional di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah digegerkan dengan beredarnya cabe rawit putih yang diberi pewarna merah. Foto/iNews TV/Saladin Ayyubi
A A A
BANYUMAS - Sejumlah pedagang di beberapa pasar tradisional di Purwokerto, Kabupaten Banyumas , Jawa Tengah digegerkan dengan beredarnya cabai rawit putih yang diberi pewarna merah. Diduga pewarna ini adalah cat yang digunakan pelaku agar bisa dijual mahal seiring naiknya harga cabai rawit merah.

(Baca juga: Pedas Menggigit! Harga Cabai Tembus Rp70.000 per Kg)

Cabai rawit putih yang diberi pewarna merah ini baru saja ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Sekilas cabai rawit ini mirip cabe rawit merah yang matang dari pohonnya. Namun setelah diamati, cabai rawit merah ini adalah hasil dari zat pewarna berupa cat.

(Baca juga: Tembaki Warga hingga Tewas, Koboi Ini Dibekuk di Tengah Hutan, 12 Senapan Disita)

Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten banyumas yang mendapatkan laporan segera mengamankan cabai rawit merah palsu ini. “Dari hasil pemeriksaan sementara dengan cara merendam dalam alkohol, diketahui cabai rawit merah ini diberi warna yang bukan pewarna makanan,” kata petugas BPOM Kabupaten Banyumas, Winanto, Selasa (29/12/2020).
Geger Cabai Rawit Diberi Pewarna Merah Beredar di Purwokerto

Namun untuk memastikan, pihak BPOM akan menindak lanjuti penelitian ke laboratorium. Pedagang setempat sempat terkejut dengan adanya penemuan cabai rawit merah pewarna ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
BPOM Gandeng BNN dan...
BPOM Gandeng BNN dan Polri Awasi Peredaran dan Penyalahgunaan Whip Pink
Posko BPOM Peduli Banjir...
Posko BPOM Peduli Banjir Aceh, Taruna Ikrar: Hadirkan Layanan Konseling
Pengusaha Muda dari...
Pengusaha Muda dari Banyumas Ini Buktikan 'Wong Ndeso' Bisa Tembus Pasar Digital
BPOM Temukan 14 Kosmetik...
BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Ini Daftarnya!
BPOM Bongkar Peredaran...
BPOM Bongkar Peredaran 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik...
BPOM Ungkap Temuan Kosmetik Ilegal Naik 10 Kali Lipat pada 2026, Nilainya Tembus Rp35,8 Miliar
Rekomendasi
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved