Dalam Sehari Positif COVID-19 Blitar Tambah 39 Kasus, 4 Meninggal
Senin, 28 Desember 2020 - 21:04 WIB
loading...
Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar melonjak, dengan adanya penambahan 39 kasus baru, dan 4 pasien meninggal, Senin (28/12/2020). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
BLITAR - Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar , Jawa Timur pada Senin (28/12/2020) ini melonjak, dengan adanya penambahan 39 kasus baru. Dari Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar, di saat yang sama juga terdapat 4 orang positif COVID-19 yang meninggal dunia.
(Baca juga: Peserta Didik Rentan Terpapar COVID-19, KBM Tatap Muka Diminta Ditunda)
"Hari ini tambahan kasus konfirmasi (positif COVID-19) 39 kasus," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, Senin (28/12/2020).
(Baca juga: Tembaki Warga hingga Tewas, Koboi Ini Dibekuk di Tengah Hutan, 12 Senapan Disita)
Dari 39 kasus positif baru tersebut, 11 di antaranya merupakan klaster keluarga, yakni dari wilayah Kecamatan Udanawu, Bakung, Binangun, Kanigoro, Kesamben, Ponggok, Selopuro dan Selorejo.
(Baca juga: Tragis, Bocah 10 Tahun Meregang Nyawa, Kepalanya Tertembak Senapan Angin Tetangga)
Kemudian ada juga klaster Batu Malang, RSUD Mardi Waluyo, dan Kalipucung Sanankulon. Yang terbanyak lainnya adalah klaster yang hingga kini belum diketahui. Sebagian pasien baru yang dirawat di rumah sakit mengeluh demam dan lemas.
(Baca juga: Peserta Didik Rentan Terpapar COVID-19, KBM Tatap Muka Diminta Ditunda)
"Hari ini tambahan kasus konfirmasi (positif COVID-19) 39 kasus," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti, Senin (28/12/2020).
(Baca juga: Tembaki Warga hingga Tewas, Koboi Ini Dibekuk di Tengah Hutan, 12 Senapan Disita)
Dari 39 kasus positif baru tersebut, 11 di antaranya merupakan klaster keluarga, yakni dari wilayah Kecamatan Udanawu, Bakung, Binangun, Kanigoro, Kesamben, Ponggok, Selopuro dan Selorejo.
(Baca juga: Tragis, Bocah 10 Tahun Meregang Nyawa, Kepalanya Tertembak Senapan Angin Tetangga)
Kemudian ada juga klaster Batu Malang, RSUD Mardi Waluyo, dan Kalipucung Sanankulon. Yang terbanyak lainnya adalah klaster yang hingga kini belum diketahui. Sebagian pasien baru yang dirawat di rumah sakit mengeluh demam dan lemas.
Lihat Juga :